Menteri Perdagangan Sidak Stok Minyak Goreng di Pasar Tradisional Makassar
Kamis, 17 Februari 2022 - 14:10 WIB
loading...
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Luthfi (kemeja putih) berbincang dengan pedagang pasar tradisional. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Menteri Perdagangan RI , Muhammad Lutfi melakukan inspeksi mendadak (sidak) stok minyak goreng di dua pasar tradisional Kota Makassar, Kamis (17/2/2022). Dua pasar itu yakni Terong dan Pabaeng-baeng.
Dalam kegiatan itu, Menteri Perdagangan didampingi sejumlah pejabat pemerintahan. Seperti Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi dan Kota Makassar.
Baca juga:Antrean Panjang Warga Berburu Minyak Goreng di Indramayu
Dari sidak Menteri Perdagangan itu, diketahui jika stok minyak jenis curah masih aman. Adapun harganya sudah turun ke Rp13.000 per liter. Padahal sebelumnya, harga per liternya bisa mencapai Rp18.000.
Sementara itu, khusus minyak kemasan kelas menengah ke atas stoknya minim. Hal ini disebabkan distribusi minyak dari distributor ke pedagang memang yang minim.
Baca juga:Perdana, PT PPI Guyur 5.256 Liter Minyak Goreng untuk Puluhan Warteg
Menanggapi miniminya stok minyak kemasan ini, Pemkot Makassar berencana menggelar operasi pasar. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan kolaborasi pihak pemerintah pusat, Pemprov Sulsel hingga distributor.
"Saya akan berkoordinasi dengan Disdag untuk bersiap melakukan operasi pasar, tentunya dengan kolaborasi dengan pusat atau distributor, nanti kita operasi pasar di pasar, karena penjual hidup di situ," terang Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Baca juga:Bulog dan Pemkot Parepare Gelar Operasi Pasar, Salurkan 600 Liter Minyak Goreng
Dalam peninjauan pasar ini, Menteri Perdagangan juga langsung berdialog dengan pedagang di pasar Terong Kota Makassar. “Harga minyak bagaimana pak? Terus cabe juga naik ya?,” tanya Lutfi.
“Sekarang semua naik sekali pak, apalagi minyak goreng,” jawab seorang pedagang.
Dalam kegiatan itu, Menteri Perdagangan didampingi sejumlah pejabat pemerintahan. Seperti Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi dan Kota Makassar.
Baca juga:Antrean Panjang Warga Berburu Minyak Goreng di Indramayu
Dari sidak Menteri Perdagangan itu, diketahui jika stok minyak jenis curah masih aman. Adapun harganya sudah turun ke Rp13.000 per liter. Padahal sebelumnya, harga per liternya bisa mencapai Rp18.000.
Sementara itu, khusus minyak kemasan kelas menengah ke atas stoknya minim. Hal ini disebabkan distribusi minyak dari distributor ke pedagang memang yang minim.
Baca juga:Perdana, PT PPI Guyur 5.256 Liter Minyak Goreng untuk Puluhan Warteg
Menanggapi miniminya stok minyak kemasan ini, Pemkot Makassar berencana menggelar operasi pasar. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan kolaborasi pihak pemerintah pusat, Pemprov Sulsel hingga distributor.
"Saya akan berkoordinasi dengan Disdag untuk bersiap melakukan operasi pasar, tentunya dengan kolaborasi dengan pusat atau distributor, nanti kita operasi pasar di pasar, karena penjual hidup di situ," terang Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Baca juga:Bulog dan Pemkot Parepare Gelar Operasi Pasar, Salurkan 600 Liter Minyak Goreng
Dalam peninjauan pasar ini, Menteri Perdagangan juga langsung berdialog dengan pedagang di pasar Terong Kota Makassar. “Harga minyak bagaimana pak? Terus cabe juga naik ya?,” tanya Lutfi.
“Sekarang semua naik sekali pak, apalagi minyak goreng,” jawab seorang pedagang.
(luq)
Lihat Juga :