Menteri Halim Iskandar Paparkan Cara Desa Lawan Covid-19

Sabtu, 13 Juni 2020 - 09:17 WIB
loading...
Menteri Halim Iskandar...
Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Pandemi virus corona (Covid-19) menyerang hampir semua negara di dunia. Termasuk di Indonesia, virus ini menyerang banyak orang, baik di perkotaan maun yang tinggal di desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar punya strategi desa memerangi Covid-19 ini. Gus Menteri -sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, membeberkannya saat menjadi narasumber di forum International Village Webinar yang tajuk Looking for a Rural Economic Hope AMID a Global Pandemic of Covid-19, Jumat (12/06/2020).

Menurut Gus Menteri, ada dua dampak yang diakibatkan Covid-19 tersebut, yakni sektor kesehatan dan ekonomi yang dirasakan hingga ke tingkat desa.(baca juga: Di Forum Internasional, Bupati Pamekasan Ungkap Kebijakan Perangi Covid-19 )

"Makanya Kemendes mengeluarkan kebijakan berkaitan dengan dua hal itu, fokus utamanya bagaimana desa melakukan proteksi diri untuk ketahanan diri agar wabah Covid-19 ini tidak terlalu terdampak terhadap desa-desa," ujar Gus Menteri dalam rilisnya yang diterima sindonews.com

Gus Menteri melanjutkan, dalam kebijakan yang dibuat itu, pihaknya meminta Kepala Desa di seluruh Indonesia agar membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19 yang bertugas memantau pergerakan warga desa serta memberikan edukasi berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, sejak awal Covid-19 muncul sudah ada sekitar 63.284 desa dari total 74.953 desa di seluruh Indonesia atau 84 persen yang telah membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19 yang diketuai langsung oleh Kepala Desa setempat.

"Relawan Desa Lawan Covid-19 ini adalah pencegahan dengan cara edukasi melalui media keliling, mereka menjelaskan apa dari mana datangnya Covid-19, dan menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk pencegahan Covid-19, misalnya pengadaan tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir," ujarnya.

Adapun di sektor ekonomi, Kemendes PDTT mengeluarkan kebijakan mengalokasikan sebagian Dana Desa yang rata-rata Rp1 Miliar setiap desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga desa yang terdampak wabah Covid-19.

Total Dana Desa tahap pertama yang dialihkan untuk program BLT senilai Rp22,4 triliun, dan menargetkan 12,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19. Masing-masing KPM dapatkan Rp600 ribu selama tiga bulan sehingga total menjadi Rp1,8 juta.

Hingga saat ini sudah ada 70.315 desa dari total 74.953 desa atau 94 persen yang berhasil menyalurkan Dana Desa pada tahap pertama.

Sementara yang mendapatkan BLT Dana Desa tersebut mencapai 6.591.206 KPM di seluruh Indonesia.

Kemendes juga telah memperpanjang BLT Dana Desa yang semula hanya tiga bulan saat ini ditambah tiga bulan kedua, hanya saja nilainya lebih kecil dibandingkan 3 bulan pertama yakni Rp300 ribu setiap KK.

Selain BLT Dana Desa Kemendes PDTT juga membuat kebijakan padat karya tunai desa untuk menggerakkan ekonomi desa yang sedang diterpa wabah Covid-19.

Padat karya tunai desa tersebut berbeda dengan bantuan pemerintah pada umumnya yang melalui bantuan langsung.

"Tetapi dengan cara melibatkan kelompok miskin dan kelompok marjinal lain dalam proses pembangunan yang kemudian dari situ diberikan upah atas kerja mereka dengan harapan meningkatkan nilai daya beli masyarakat," pungkasnya.

Turut jadi pembicara dalam Webinar ini diantaranya Sekjen Kemendes PTT Anwar Sanusi, IFAD Country Director Ivan Cossio Cortez, Prof Siddarth Chandra dari Michigan State University dan dimoderatori Staf Khusus Mendes PDTT Dodik P Wijaya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Halim: Dengan SDGs...
Gus Halim: Dengan SDGs Desa, Program TEKAD Akan Berhasil Maksimal
Optimalisasi Hasil,...
Optimalisasi Hasil, Kemendes PDTT-IFAD Sosialisasikan Desain Baru Program Tekad
Kemendes PDTT Bakal...
Kemendes PDTT Bakal Revitalisasi 619 Kawasan Transmigrasi
Raih Status Desa Mandiri...
Raih Status Desa Mandiri Terbanyak, Khofifah Terima Penghargaan dari Mendes PDTT
Mendes: Teknologi Tepat...
Mendes: Teknologi Tepat Guna Tingkatkan Produktivitas Desa
Menteri Desa Apresiasi...
Menteri Desa Apresiasi e-SAKIP Desa Sumedang
Muncul di KPK, Kakak...
Muncul di KPK, Kakak Kandung Cak Imin Diperiksa terkait Dana Hibah Jatim
Mendes PDTT Gus Halim...
Mendes PDTT Gus Halim Raih Gelar Profesor Kehormatan Unesa
Mendes PDTT Dorong BumDes...
Mendes PDTT Dorong BumDes Gunakan Kendaraan Listrik
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Berita Terkini
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved