Banjir Bandang Bantaeng dan Jeneponto karena Cekdam Jebol
Sabtu, 13 Juni 2020 - 07:15 WIB
loading...
Bencana banjir yang melanda dua kabupaten di Sulsel, yakni Jeneponto dan Bantaeng pada Jumat (12/07/2020) disebabkan meluapnya Sungai Calendu yang tidak mampu menampung debit banjir serta hujan di hulu sungai. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Bencana banjir yang melanda dua kabupaten di Sulsel, yakni Jeneponto dan Bantaeng pada Jumat (12/07/2020) disebabkan meluapnya Sungai Calendu yang tidak mampu menampung debit banjir serta hujan di hulu sungai.
Baca : Banjir di Bantaeng, 1 Warga Dikabarkan Tewas Tersengat Listrik
Selain itu Cekdam Balang Sikuyu sebagai pengendali banjir, dilaporkan jebol di sini kanan. "Ini baru info. Kita belum tahu persis karena banjir masih merendam. Mungkin info lengkap di BPBD," ungkap Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang BBWSPJ, Rini Harun, kepada SINDOnews.
Kata Dia, berdasarkan data sementara yang dihimpun, kejadian ini berdampak di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Bantaeng dan Bissapu di Bantaeng, lalu Kecamatan Rumbia di Jeneponto.
Sementara beberapa wilayah kelurahan terdanpak, diantaranya kelurahan Pallantikang, Mallilingi, Letta, Lembang, BontoSunggu, Bontoatu, Bontorita, desa Rumbia, Jarobe karaeng.
Sejak pukul 19.00 Wita, ketinggian air dilaporkan sudah mencapai 1 hingga 2 meter. Akibatnya beberapa rumah warga terendam, termasuk perkebunan, hingga fasilitas umum jalan dan pertokoan.
Baca Juga : Sungai Calendu Meluap, 7 Kelurahan di Bantaeng Terendam Banjir
Baca : Banjir di Bantaeng, 1 Warga Dikabarkan Tewas Tersengat Listrik
Selain itu Cekdam Balang Sikuyu sebagai pengendali banjir, dilaporkan jebol di sini kanan. "Ini baru info. Kita belum tahu persis karena banjir masih merendam. Mungkin info lengkap di BPBD," ungkap Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang BBWSPJ, Rini Harun, kepada SINDOnews.
Kata Dia, berdasarkan data sementara yang dihimpun, kejadian ini berdampak di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Bantaeng dan Bissapu di Bantaeng, lalu Kecamatan Rumbia di Jeneponto.
Sementara beberapa wilayah kelurahan terdanpak, diantaranya kelurahan Pallantikang, Mallilingi, Letta, Lembang, BontoSunggu, Bontoatu, Bontorita, desa Rumbia, Jarobe karaeng.
Sejak pukul 19.00 Wita, ketinggian air dilaporkan sudah mencapai 1 hingga 2 meter. Akibatnya beberapa rumah warga terendam, termasuk perkebunan, hingga fasilitas umum jalan dan pertokoan.
Baca Juga : Sungai Calendu Meluap, 7 Kelurahan di Bantaeng Terendam Banjir
Lihat Juga :