Saksi Perwira Polisi pada Sidang Munarman Akui Ngisi Materi Seminar di UIN Sumut
Senin, 07 Februari 2022 - 21:17 WIB
loading...
Mantan Sekretaris Umum FPI Munarman. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan terorisme Munarman menyatakan ada peran polisi saat seminar di UIN Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, 5 April 2015 lalu.
Saksi H yang merupakan perwira polisi itu mengaku ikut memberikan materi dalam seminar tersebut. "Temanya Mengukur Bahaya ISIS, namun kami tidak mengukur ke sana hanya saya lebih memfokuskan kepada cinta tanah air. Saya sampaikan kepada audiens bahwa cinta itu adalah sayang, berarti harus merawat, menjaga hal-hal yang baik," ujar H di PN Jakarta Jakarta Timur, Senin (7/2/2022).
Baca juga: Disebut Publik Figur oleh Saksi Sidang Terorisme, Munarman: Bukan Salah Saya
Dirbinmas Polda Sumatera Utara itu memberikan materi karena menggantikan Kapolda Sumatera Utara saat itu. "Kebetulan hari itu saya ada tiga materi mewakili Bapak Kapolda. Jadi saya rundingan dengan moderator bahwa kalau boleh saya duluan. Dari hasil kesepakatan kami diperbolehkan untuk memberikan materi atau mata kuliah terhadap cinta dan tanah air," ungkapnya.
Namun, ketika pembahasan materi memasuki babak tanya jawab, salah satu peserta seminar menyinggung soal berdirinya ISIS di Indonesia.
"Komandan pak haji, itu saya. Kita ini kan 80 persen agama Islam, bagaimana menurut komandan kalau ISIS berdiri di Indonesia? Itu disampaikan demikian oleh rekan-rekan, bagaimana kedudukan pak haji antara Pancasila dan Alquran," ujar H sambil mencontohkan pertanyaan peserta.
Saksi H yang merupakan perwira polisi itu mengaku ikut memberikan materi dalam seminar tersebut. "Temanya Mengukur Bahaya ISIS, namun kami tidak mengukur ke sana hanya saya lebih memfokuskan kepada cinta tanah air. Saya sampaikan kepada audiens bahwa cinta itu adalah sayang, berarti harus merawat, menjaga hal-hal yang baik," ujar H di PN Jakarta Jakarta Timur, Senin (7/2/2022).
Baca juga: Disebut Publik Figur oleh Saksi Sidang Terorisme, Munarman: Bukan Salah Saya
Dirbinmas Polda Sumatera Utara itu memberikan materi karena menggantikan Kapolda Sumatera Utara saat itu. "Kebetulan hari itu saya ada tiga materi mewakili Bapak Kapolda. Jadi saya rundingan dengan moderator bahwa kalau boleh saya duluan. Dari hasil kesepakatan kami diperbolehkan untuk memberikan materi atau mata kuliah terhadap cinta dan tanah air," ungkapnya.
Namun, ketika pembahasan materi memasuki babak tanya jawab, salah satu peserta seminar menyinggung soal berdirinya ISIS di Indonesia.
"Komandan pak haji, itu saya. Kita ini kan 80 persen agama Islam, bagaimana menurut komandan kalau ISIS berdiri di Indonesia? Itu disampaikan demikian oleh rekan-rekan, bagaimana kedudukan pak haji antara Pancasila dan Alquran," ujar H sambil mencontohkan pertanyaan peserta.
Lihat Juga :