Omicron Meluas, Binda Kalteng Kebut Vaksinasi Tahap II dan Booster
Minggu, 06 Februari 2022 - 15:59 WIB
loading...
Binda Provinsi Kalimantan Tengah kini menggenjot vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster), menyusul meluasnya kasus Omicron di Kalteng. Foto: Istimewa
A
A
A
PALANGKARAYA - Badan Intelijen Negara Daerah ( Binda ) Provinsi Kalimantan Tengah kini menggenjot vaksinasi dosis kedua dan ketiga ( booster ).
Fokus vaksinasi dilaksanakan di Kota Palangkaraya, sebagai wilayah dengan kasus positif terbanyak se-Kalimantan Tengah.
"Kemarin kami melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinkes Kalteng dan diperoleh informasi bahwa ada peningkatan kasus COVID-19. Kemungkinan varian Omicron," ujar Kabinda Kalteng Brigjen TNI Sinyo, Sabtu (5/2/2022).
Baca juga: BIN Gencarkan Vaksinasi untuk Lansia dan Anak di 12 Provinsi
Lebih lanjut, Sinyo mengungkapkan, varian Omicron masuk ke Kalteng akibat adanya warga yang bepergian ke luar daerah. Sehingga, membuat penularan dan penyebaran ke warga lain dengan cepat.
Dia pun menambahkan, untuk menanggulangi peningkatan kasus positif COVID-19, Binda Kalteng akan terus meningkatkan akselerasi kegiatan vaksinasi kepada warga.
"Kita akan berusaha mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat. Agar semua masyarakat bisa segera mendapat dosis vaksin lengkap (dosis pertama dan kedua)," ucap Sinyo.
Baca juga: Warga Terkesan dengan Vaksinasi Booster MNC Peduli
Berdasarkan penelitian, warga yang setidaknya sudah divaksin dua dosis atau lebih (booster), akan lebih kebal terhadap dampak paparan Omicron. “Sehingga tidak perlu rawat inap," sambung dia.
Untuk diketahui, capaian vaksinasi pada bulan Februari, Binda Kalteng sudah sebanyak 17.261 jiwa atau 55,68 persen dari target 31.000 tiap bulannya. Sedangkan selama Januari-Februari, mencapai 51.888 jiwa atau 12,59 persen.
Fokus vaksinasi dilaksanakan di Kota Palangkaraya, sebagai wilayah dengan kasus positif terbanyak se-Kalimantan Tengah.
"Kemarin kami melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinkes Kalteng dan diperoleh informasi bahwa ada peningkatan kasus COVID-19. Kemungkinan varian Omicron," ujar Kabinda Kalteng Brigjen TNI Sinyo, Sabtu (5/2/2022).
Baca juga: BIN Gencarkan Vaksinasi untuk Lansia dan Anak di 12 Provinsi
Lebih lanjut, Sinyo mengungkapkan, varian Omicron masuk ke Kalteng akibat adanya warga yang bepergian ke luar daerah. Sehingga, membuat penularan dan penyebaran ke warga lain dengan cepat.
Dia pun menambahkan, untuk menanggulangi peningkatan kasus positif COVID-19, Binda Kalteng akan terus meningkatkan akselerasi kegiatan vaksinasi kepada warga.
"Kita akan berusaha mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat. Agar semua masyarakat bisa segera mendapat dosis vaksin lengkap (dosis pertama dan kedua)," ucap Sinyo.
Baca juga: Warga Terkesan dengan Vaksinasi Booster MNC Peduli
Berdasarkan penelitian, warga yang setidaknya sudah divaksin dua dosis atau lebih (booster), akan lebih kebal terhadap dampak paparan Omicron. “Sehingga tidak perlu rawat inap," sambung dia.
Untuk diketahui, capaian vaksinasi pada bulan Februari, Binda Kalteng sudah sebanyak 17.261 jiwa atau 55,68 persen dari target 31.000 tiap bulannya. Sedangkan selama Januari-Februari, mencapai 51.888 jiwa atau 12,59 persen.
(nic)
Lihat Juga :