Ashefa: Program Rehabilitasi Narkoba Berdasarkan Kebutuhan Pasien Dinilai Efektif

Sabtu, 05 Februari 2022 - 19:56 WIB
loading...
Ashefa: Program Rehabilitasi...
Koordinator Program Manager Ashefa Griya Pusaka, Teguh Juli Hastanto. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Meningkatnya jumlah pengguna narkoba dari tahun ke tahun sangatlah merisaukan dan dapat mengancam generasi bangsa kedepannya. Dengan meningkatnya peredaran narkoba yang terjadi saat ini, siapun tanpa mengenal jenis kelamin, usia, bahkan strata sosial.

Diperlukan penanganan yang cukup serius untuk dapat memecahkan permasalahan ini. Bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan peran serta masyarakat untuk menanganin permasalahan ini. Diperlukan banyaknya penyelenggara-penyelenggara rehabilitasi narkoba yang berkompeten dan serius baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Baca juga: Ardhito Pramono Jalani Rehabilitasi Tahap Pertama Detoksifikasi Racun Ganja, Ini Kata Pihak RSKO

Koordinator Program Manager Ashefa Griya Pusaka, Teguh Juli Hastanto mengatakan, Ashefa Griya Pusaka merupakan Pusat Rehabilitasi Narkoba Swasta yang memberikan pelayanan rehabilitasi secara lengkap. Baik rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial, berkomitmen untuk memberikan pelayanan rehabilitasi narkoba secara terpadu.

"Program rehabilitasi di Ashefa disusun secara modifikasi berdasarkan apa yang dibutuhkan pasien untuk menuju pemulihannya,” ujar Teguh dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/2/2022).



Program rehabilitasi di Ashefa, kata dia, mengusung program unggulan bagi setiap pasiennya yakni Program 3P (Pulih, Pengembangan Diri, dan Produktif). Dalam pelaksaan program rehabilitasi narkoba, di Ashefa dilakukan secara humanis. Memberikan program secara humanis sangatlah efektif bagi pasien untuk menjalankan program pemulihan, tanpa mereka sadari mereka dapat fokus untuk menjalankan program rehabilitasi.

Masih kata Teguh, saat ini Ashefa telah memiliki delapan cabang yang tersebar diberbagai kota di Indonesia, yaitu empat cabang di Jakarta, tiga cabang di wilayah Jawa Barat, dan satu cabang di wilayah Bali yang akan beroperasi pada akhir bulan Februari tahun ini. Dan rencananya akan terus membuka cabang di kota-kota lainnya pada tahun 2022 ini. Hal tersebut dimaksudkan agar measyarakat mendapatkan pilihan untuk mengakses layanan rehabilitasi secara lengkap.

"Rencana Management Ashefa memang akan terus membuka cabang di kota-kota lainnya, itu sebagai bentuk komitmen kami untuk pemulihan pasien,” katanya. Baca juga: Polisi Terima Permohonan Rehabilitasi Komedian Fico Fachriza
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Rekomendasi
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Solusi Menginap Berkualitas...
Solusi Menginap Berkualitas dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp100.000
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved