Seluruh Huntap untuk Penyintas Banjir Bandang di Lutra Ditarget Tuntas 2022
Sabtu, 05 Februari 2022 - 07:24 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyampaikan pembangunan seluruh huntap untuk penyintas banjir bandang ditarget tuntas pada tahun ini. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara (Lutra) menargetkan pembangunan seluruh hunian tetap (huntap) untuk penyintas banjir bandang sudah harus tuntas pada tahun ini. Begitu pula penyaluran dana stimulan bagi korban banjir bandang diupayakan rampung pada tahun 2022.
Terbaru, ada 83 huntap yang dibangun insitu alias di lahan sendiri di beberapa titik yang telah diserahkan oleh pihak aplikator, PT Sakura Makmur Lestari kepada Pemkab Lutra , untuk selanjutnya diserahkan kepada penyintas banjir bandang. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, di Aula La Galigo Kantor Bupati Lutra, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: Sekda Luwu Utara Sebut Huntap di Desa Sepakat Diserahkan Bulan Ini
Bersamaan dengan penyerahan huntap , juga diserahkan secara simbolis bantuan dana stimulan untuk rumah rusak sedang dan rusak ringan secara non tunai.
Bupati Indah mengatakan pembangunan huntap sudah dimulai pada tahun 2020. Tahap pertama sebanyak 50 unit telah diserahkan yang berlokasi di Kelurahan Bone tua. Kemudian berlanjut pada Desember 2021, sebanyak 234 unit yang berlokasi di desa Radda dan 42 unit yang berlokasi di desa sepakat.
"Dan hari ini, Alhamdulillah kita serahkan 83 unit huntap insitu yang dibangun di beberapa desa/kelurahan. Terima kasih kepada pihak aplikator yang telah menyelesaikan huntap di lahan insitu, meskipun memang tidak mudah karena lokasinya yang tersebar. Terima kasih juga atas semua dukungan, khususnya kapada bapak/ibu yang telah menyiapkan lahannya secara mandiri. Karena memang yang memakan proses lebih lama yaitu pengadaan lahan/land clearing,” ujar dia, dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Sabtu (5/2/2022).
Target pemerintah, kata Bupati Indah, tahun 2022 semua sudah harus tuntas, baik itu huntap untuk penyintas rusak berat maupun penyaluran dana stimulan bagi penyintas yang rumahnya rusak sedang dan ringan. Pemerintah dalam hal penyaluran dana stimulan bersama-sama diawasi oleh APIP, kejaksaan, dan Polres. Hal ini demi memastikan semuanya sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Terbaru, ada 83 huntap yang dibangun insitu alias di lahan sendiri di beberapa titik yang telah diserahkan oleh pihak aplikator, PT Sakura Makmur Lestari kepada Pemkab Lutra , untuk selanjutnya diserahkan kepada penyintas banjir bandang. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, di Aula La Galigo Kantor Bupati Lutra, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: Sekda Luwu Utara Sebut Huntap di Desa Sepakat Diserahkan Bulan Ini
Bersamaan dengan penyerahan huntap , juga diserahkan secara simbolis bantuan dana stimulan untuk rumah rusak sedang dan rusak ringan secara non tunai.
Bupati Indah mengatakan pembangunan huntap sudah dimulai pada tahun 2020. Tahap pertama sebanyak 50 unit telah diserahkan yang berlokasi di Kelurahan Bone tua. Kemudian berlanjut pada Desember 2021, sebanyak 234 unit yang berlokasi di desa Radda dan 42 unit yang berlokasi di desa sepakat.
"Dan hari ini, Alhamdulillah kita serahkan 83 unit huntap insitu yang dibangun di beberapa desa/kelurahan. Terima kasih kepada pihak aplikator yang telah menyelesaikan huntap di lahan insitu, meskipun memang tidak mudah karena lokasinya yang tersebar. Terima kasih juga atas semua dukungan, khususnya kapada bapak/ibu yang telah menyiapkan lahannya secara mandiri. Karena memang yang memakan proses lebih lama yaitu pengadaan lahan/land clearing,” ujar dia, dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Sabtu (5/2/2022).
Target pemerintah, kata Bupati Indah, tahun 2022 semua sudah harus tuntas, baik itu huntap untuk penyintas rusak berat maupun penyaluran dana stimulan bagi penyintas yang rumahnya rusak sedang dan ringan. Pemerintah dalam hal penyaluran dana stimulan bersama-sama diawasi oleh APIP, kejaksaan, dan Polres. Hal ini demi memastikan semuanya sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Lihat Juga :