Klinik di Jakarta Barat Salah Berikan Hasil Tes Covid-19
Jum'at, 04 Februari 2022 - 21:41 WIB
loading...
Seorang warga menjadi korban salah hasil pemeriksaan swab test di Klinik Drive Thru, Jakarta Barat.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Seorang warga menjadi korban salah hasil pemeriksaan swab test di Klinik Drive Thru, Jakarta Barat. Di mana warga tersebut dinyatakan positif Covid-19 , namun beberapa jam kemudian direvisi menjadi negatif.
Kejadian itu beredar melalui sebuah foto percakapan (chatting) yang diterima tim redaksi MPI pada Jumat (4/2/2022). Dalam percakapan itu disebutkan, korban melakukan swab tes di Klinik Drive Thru KALgen Innolab di Taman Surya, Pegadungan, Jakarta Barat.
Kemudian, pihak KALGen meminta maaf dikarenakan adanya revisi hasil pemeriksaan sebelumnya. Pesan itu juga disertai sebuah lampiran hasil tes pemeriksaan Covid-19.
"Selamat malam kak, dari Kalgen Innolab ingin mengirimkan hasil pemeriksaan kak. Mohon maaf sebelimnya untuk sampel A.n *** ada revisi hasil, dan berikut terlampir hasil pemerikaaannya Terima kasih kak," tulis pesan tersebut yang dikirim pihak KALGen Innolab.
Selanjutnya, sang kustomer membalasnya dengan nada geram. Dia mengaku jika anaknya sudah dalam perawatan bersama pasien positif Covid-19 lainnya. Ia khawatir virus Covid-19 malah menyebarkan ke anaknya.
Kejadian itu beredar melalui sebuah foto percakapan (chatting) yang diterima tim redaksi MPI pada Jumat (4/2/2022). Dalam percakapan itu disebutkan, korban melakukan swab tes di Klinik Drive Thru KALgen Innolab di Taman Surya, Pegadungan, Jakarta Barat.
Kemudian, pihak KALGen meminta maaf dikarenakan adanya revisi hasil pemeriksaan sebelumnya. Pesan itu juga disertai sebuah lampiran hasil tes pemeriksaan Covid-19.
"Selamat malam kak, dari Kalgen Innolab ingin mengirimkan hasil pemeriksaan kak. Mohon maaf sebelimnya untuk sampel A.n *** ada revisi hasil, dan berikut terlampir hasil pemerikaaannya Terima kasih kak," tulis pesan tersebut yang dikirim pihak KALGen Innolab.
Selanjutnya, sang kustomer membalasnya dengan nada geram. Dia mengaku jika anaknya sudah dalam perawatan bersama pasien positif Covid-19 lainnya. Ia khawatir virus Covid-19 malah menyebarkan ke anaknya.
Lihat Juga :