Wali Kota Depok Heran Data Kemenkes dan Kemendagri Berbeda soal Level PPKM

Kamis, 03 Februari 2022 - 15:49 WIB
loading...
Wali Kota Depok Heran...
Wali Kota Depok Mohammad Idris heran adanya perbedaan data antara Kemenkes dan Kemendagri terkait leveling PPKM. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris heran adanya perbedaan data antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait leveling PPKM. Idris berharap sinkronisasi data dua kementerian dapat segera teratasi.

Dalam leveling Kemenkes, Depok saat ini sudah PKM Level 4. Tetapi Inmendagri masih menetapkan PPKM Depok di Level 2.

Baca juga: PPKM Aglomerasi Jabodetabek Level 2, Ini Aturan Lengkap Pelaksanaan PTM 100%

"Pada dua mingguan yang lalu, asesmen Kemenkes sebetulnya sudah level 3. Tapi Inmendagri masih level 2. Sekarang sudah Level 4 (Kemenkes), ya ini membuat kami menggesa surat kami segera direspons baik oleh kemendagri maupun Kemenkes," ujarnya, Kamis (3/2/2022).

Jika sudah Level 4 maka sesuai dengan surat kesepakatan bersama (SKB) 4 menteri maka pembelajaran tatap muka sementara (PTMT) harus dihentikan.



Idris pun memastkan PTMT di Kota Depok dihentikan apabila Level PPKM sudah level 4. Kini belum bisa dipastikan kapan penghentian PTMT di Kota Depok dilakukan. "Nanti kita menunggu keputusan dari Kemendagri," paparnya.

Baca juga: Disdik Jabar Hentikan PTM SMA/SMK, Satgas Covid-19 Depok: Mereka Tidak Ada Koordinasi

Soal ketimpangan data antardua Kementerian, Idris menduga kemungkinan karena keterlambatan informasi yang diterima Kemendagri. Sedangkan informasi yang diterima Kemenkes didapat langsung secara online dari rumah sakit.

"Mungkin keterlambatan info ke Kemendagri. Kalau Kemenkes kan langsung online dari rumah sakit yang ada di Jabodetabek, masuk atau input ke Kemenkes. Mungkin terlambat yang input ke Mendagri," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Rekomendasi
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved