Gunungkidul Geger, 13 Warga Suspect Antraks Usai Makan Daging Sapi Sakit
Selasa, 01 Februari 2022 - 15:31 WIB
loading...
Kepala Desa Gombang, Supriyanto menunjukkan indikasi warganya yang suspect antraks yakni beberapa bagian tubuh menjadi hitam. Foto/iNews TV/Kismaya
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Sebanyak 13 warga Desa Gombang, Ponjong, Gunungkidul, DIY suspect antraks. Dugaan itu muncul setelah mereka membrandu atau memakan daging sapi yang sakit dan ternyata terjangkit penyakit antraks. Hasil laboratorium yang sudah dikeluarkan oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) terdapat 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang positif antraks.
![Gunungkidul Geger, 13 Warga Suspect Antraks Usai Makan Daging Sapi Sakit]()
Kepala Desa Gombang, Supriyanto dan warga menunjukkan kandang sapi yang terjangkit penyakit antraks. Foto/iNews TV/Kismaya
Saat ini pihak desa meminta kepada warga untuk menahan diri untuk tidak menjual binatang ternak hingga temuan antraks bisa dikendalikan.
Baca juga: Ikatan Terlepas, 2 Ekor Sapi Milik Warga Blitar Tercebur Septic Tank
Hal itu dilakukan pasca 13 warga Desa Gombang suspect antraks yang disebabkan karena ada kebiasaan membrandu atau menyembelih hewan sakit untuk kemudian dibagi-bagikan ataupun dijual dengan harga miring.
Peristiwa tersebut berawal ketika sapi milik salah Rudiyanto, salah seorang warga Desa Gombang tiba-tiba sakit. Sapi yang dibeli seharga 16 juta pada usai perayaan Idul Adha 2021 tersebut mendadak tidak mau makan. Kemudian sempat dipanggilkan dokter hewan untuk memeriksanya.

Kepala Desa Gombang, Supriyanto dan warga menunjukkan kandang sapi yang terjangkit penyakit antraks. Foto/iNews TV/Kismaya
Saat ini pihak desa meminta kepada warga untuk menahan diri untuk tidak menjual binatang ternak hingga temuan antraks bisa dikendalikan.
Baca juga: Ikatan Terlepas, 2 Ekor Sapi Milik Warga Blitar Tercebur Septic Tank
Hal itu dilakukan pasca 13 warga Desa Gombang suspect antraks yang disebabkan karena ada kebiasaan membrandu atau menyembelih hewan sakit untuk kemudian dibagi-bagikan ataupun dijual dengan harga miring.
Peristiwa tersebut berawal ketika sapi milik salah Rudiyanto, salah seorang warga Desa Gombang tiba-tiba sakit. Sapi yang dibeli seharga 16 juta pada usai perayaan Idul Adha 2021 tersebut mendadak tidak mau makan. Kemudian sempat dipanggilkan dokter hewan untuk memeriksanya.
Lihat Juga :