Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili, Ridwan Kamil Ingatkan Prokes Ketat
Selasa, 01 Februari 2022 - 02:17 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengingatkan warganya yang merayakan Tahun Baru Imlek untuk menerapkan prokes ketat. Foto/Ilustrasi/Dok
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengimbau warganya yang akan merayakan Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Imbauan tersebut disampaikan Ridwan Kamil seiring lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam perayaan Imlek yang jatuh Selasa (1/2/2022), Ridwan Kamil mewanti-wanti hindari kerumunan. Oleh karenanya, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu juga mengimbau vihara untuk menyusun pola terbaik dalam beribadah, agar perayaan Imlek tidak menimbulkan kerumunan. Baca juga: Covid-19 Mengganas, Ridwan Kamil Izinkan Kota Bogor Setop PTM
"Untuk vihara diimbau diatur kedatangan umat, mungkin tidak semua datang di waktu bersamaan, tapi diatur durasi waktu dan jam kedatangan. Sehingga, semua bisa melakukan ibadah, tapi tidak bertumpuk dalam satu titik waktu karena ini berpotensi memperparah situasi pandemi," tutur Kang Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (31/1/2022).
Meski begitu, Kang Emil memprediksi, perayaan Imlek tahun ini tidak akan padat seperti saat libur panjang pergantian tahun atau perayaan Idul Fitri. Namun, dia kembali mewanti-wanti agar warga yang hendak beribadah menjaga prokes ketat.
"Kalau saya amati, dari pengalaman Tahun Baru Imlek itu tidak padat-padat amat, yang penting ke sana pakai masker, kalau bisa di-double. Kemudian memantau kerumunan dengan tindakan yang terukur," pintanya.
Dalam perayaan Imlek yang jatuh Selasa (1/2/2022), Ridwan Kamil mewanti-wanti hindari kerumunan. Oleh karenanya, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu juga mengimbau vihara untuk menyusun pola terbaik dalam beribadah, agar perayaan Imlek tidak menimbulkan kerumunan. Baca juga: Covid-19 Mengganas, Ridwan Kamil Izinkan Kota Bogor Setop PTM
"Untuk vihara diimbau diatur kedatangan umat, mungkin tidak semua datang di waktu bersamaan, tapi diatur durasi waktu dan jam kedatangan. Sehingga, semua bisa melakukan ibadah, tapi tidak bertumpuk dalam satu titik waktu karena ini berpotensi memperparah situasi pandemi," tutur Kang Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (31/1/2022).
Meski begitu, Kang Emil memprediksi, perayaan Imlek tahun ini tidak akan padat seperti saat libur panjang pergantian tahun atau perayaan Idul Fitri. Namun, dia kembali mewanti-wanti agar warga yang hendak beribadah menjaga prokes ketat.
"Kalau saya amati, dari pengalaman Tahun Baru Imlek itu tidak padat-padat amat, yang penting ke sana pakai masker, kalau bisa di-double. Kemudian memantau kerumunan dengan tindakan yang terukur," pintanya.
Lihat Juga :