Respons Mutasi Direktur RS Batara Siang, Warga Kirim Karangan Bunga
Senin, 31 Januari 2022 - 19:17 WIB
loading...
Karangan bunga untuk dr Annas Ahmad berjejer rapi di area RS Batara Siang, Senin (31/1/2022). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Pergantian Direktur Rumah Sakit Batara Siang Kabupaten Pangkep, direspons sejumlah kelompok warga dengan mengirim karangan bunga ke RS Batara Siang.
Puluhan karangan bunga tampak berjejer rapi di halaman RS Batara Siang, Senin (31/1/2022). Karangan bunga tersebut berisi ucapan terima kasih kepada mantan Direktur RD Batara Siang, dr Annas Ahmad atas dedikasinya selama menjabat.
Baca juga:Sosialisasi Satgas Saber Pungli di RSUD Batara Siang, Ini Pesan MYL
Para pengirim mulai dari organisasi resmi seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pangkep, Yayasan Peduli Berbagi, Jurnalis Online Indonesia (Join) Pangkep, hingga yang mengatasnamakan Komunitas Layangan Putus, Survivor Covid-19, serta Komunitas Masker 3 Lapis.
Pesan dalam karangan bungan itu juga beragam. Seperti “Di Balik Rasa Kehilangan Ada Mantan yang HEBAT," dari Komunitas yang Gagal Move On. Ada juga pesan dari perawat yang kaget dengan kabar mutasi dengan menuliskan “Terima Kasih dr Annas, buat Kami Menangis Seharian. Bahkan ada juga pesan “Jangan Takut Mutasi, karena Kita Sudah Divaksin” dari Komunitas Masker 3 Lapis.
dr Annas Ahmad sendiri mengaku kaget menerima informasi dari staf RS Batara Siang tentang banyaknya karangan bunga yang berisi ucapan terima kasih masyarakat. Meski begitu, ia menyampaikan bahwa mutasi dalam lingkungan pemerintah adalah hal yang biasa untuk penyegaran.
Baca juga:Direktur dan Puluhan Nakes RSUD Batara Siang Pangkep Positif Covid-19
"Saya kaget dengan adanya karangan bunga yang diinformasikan oleh beberapa staf RS, sekaligus terharu akan banyaknya simpati dari masyarakat yang terus mengalir sebagai ucapan terima kasih atas dedikasi, pelayanan, kebersamaan dan pengorbanan selama menjabat direktur RS," kata dr Annas saat dihubungi.
"Mutasi adalah hal yang biasa dalam pemerintahan agar terjadi penyegaran dan perbaikan sistem," lanjutnya.
Ia menegaskan, tetap akan bekerja keras dan tetap berkontribusi dalam pembangunan untuk mewujudkan visi misi pemerintah.
"Yang paling penting adalah kita harus terus bekerja berkontribusi untuk memajukan dan membangun pangkep agar menjadi hebat, apapun dan di manapun kita ditempatkan," ujarnya.
Baca juga:Dewan Bakal Panggil Dirut RSBS Pangkep Soal Dokter Abaikan Pasien
Pemilik usaha karangan bunga, S Genda yang dihubungi terpisah mengaku, sejak dua hari pascamutasi di pemda, beberapa kostumer menghubungi pihaknya, baik secara langsung maupun melalui web matahariflorist, termasuk pesan WhatsApp untuk permintaan tersebut.
“Ya, saya sampaikan silahkan diterima karena ini bisnis kami. Lagian pesannya juga tidak ada yang menyinggung perasaan seseorang kok. Murni pesan moral saja. Kami juga terima ucapan selamat kepada pejabat baru juga ucapan terima kasih kepada yang diganti,” ujarnya singkat.
Puluhan karangan bunga tampak berjejer rapi di halaman RS Batara Siang, Senin (31/1/2022). Karangan bunga tersebut berisi ucapan terima kasih kepada mantan Direktur RD Batara Siang, dr Annas Ahmad atas dedikasinya selama menjabat.
Baca juga:Sosialisasi Satgas Saber Pungli di RSUD Batara Siang, Ini Pesan MYL
Para pengirim mulai dari organisasi resmi seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pangkep, Yayasan Peduli Berbagi, Jurnalis Online Indonesia (Join) Pangkep, hingga yang mengatasnamakan Komunitas Layangan Putus, Survivor Covid-19, serta Komunitas Masker 3 Lapis.
Pesan dalam karangan bungan itu juga beragam. Seperti “Di Balik Rasa Kehilangan Ada Mantan yang HEBAT," dari Komunitas yang Gagal Move On. Ada juga pesan dari perawat yang kaget dengan kabar mutasi dengan menuliskan “Terima Kasih dr Annas, buat Kami Menangis Seharian. Bahkan ada juga pesan “Jangan Takut Mutasi, karena Kita Sudah Divaksin” dari Komunitas Masker 3 Lapis.
dr Annas Ahmad sendiri mengaku kaget menerima informasi dari staf RS Batara Siang tentang banyaknya karangan bunga yang berisi ucapan terima kasih masyarakat. Meski begitu, ia menyampaikan bahwa mutasi dalam lingkungan pemerintah adalah hal yang biasa untuk penyegaran.
Baca juga:Direktur dan Puluhan Nakes RSUD Batara Siang Pangkep Positif Covid-19
"Saya kaget dengan adanya karangan bunga yang diinformasikan oleh beberapa staf RS, sekaligus terharu akan banyaknya simpati dari masyarakat yang terus mengalir sebagai ucapan terima kasih atas dedikasi, pelayanan, kebersamaan dan pengorbanan selama menjabat direktur RS," kata dr Annas saat dihubungi.
"Mutasi adalah hal yang biasa dalam pemerintahan agar terjadi penyegaran dan perbaikan sistem," lanjutnya.
Ia menegaskan, tetap akan bekerja keras dan tetap berkontribusi dalam pembangunan untuk mewujudkan visi misi pemerintah.
"Yang paling penting adalah kita harus terus bekerja berkontribusi untuk memajukan dan membangun pangkep agar menjadi hebat, apapun dan di manapun kita ditempatkan," ujarnya.
Baca juga:Dewan Bakal Panggil Dirut RSBS Pangkep Soal Dokter Abaikan Pasien
Pemilik usaha karangan bunga, S Genda yang dihubungi terpisah mengaku, sejak dua hari pascamutasi di pemda, beberapa kostumer menghubungi pihaknya, baik secara langsung maupun melalui web matahariflorist, termasuk pesan WhatsApp untuk permintaan tersebut.
“Ya, saya sampaikan silahkan diterima karena ini bisnis kami. Lagian pesannya juga tidak ada yang menyinggung perasaan seseorang kok. Murni pesan moral saja. Kami juga terima ucapan selamat kepada pejabat baru juga ucapan terima kasih kepada yang diganti,” ujarnya singkat.
(luq)
Lihat Juga :