Ma’ruf Amin Sebut Standar Pelayanan Publik di Indonesia Masih Rendah
Senin, 31 Januari 2022 - 17:37 WIB
loading...
Wakil Presiden RI, Maruf Amin saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (31/1/2022). Foto: SINDOnews/Andi Nur Isman
A
A
A
MAKASSAR - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin menyebut pelayanan publik yang ada di Indonesia masih cukup rendah dibanding negara lain. Hal ini disebutnya perlu menjadi perhatian.
“Ada tiga hal yang saya pentingkan, yakni pelayanan publik. Ini sangat penting, kita dinilai pelayanan kita masih cukup rendah dibanding negara lain,” ujar Ma'ruf Amin saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Senin (31/1/2022).
Baca juga:Andi Sudirman Sulaiman Sambut Wapres Maruf Amin
Dalam agenda Rapat Sosialisasi Mall Pelayanan Publik dan Pemberdayaan UMKM itu, Ma’ruf mengatakan, pelayanan publik semestinya bisa dinikmati masyarakat dengan mudah, cepat, tidak berbelit-belit, serta tidak ada pungutan liar (pungli).
Dengan standar pelayanan publik yang baik, Ma’ruf meyakini dapat membuka keran investasi yang besar. Sebab, selain mempengaruhi kepuasan masyarakat, juga dapat mempengaruhi kepercayaan investor.
Baca juga:Zona Kuning! Pemprov Sulsel Peringkat ke-24 Kepatuhan Pelayanan Publik
“Ini menjadi bagian reformasi birokrasi kita. Oleh karena itu salah satunya adalah mal pelayanan publik di semua kabupaten/kota di Sulsel baru tiga. Diharapkan 2022-2023 terbangun semua mal pelayanan publiknya,” pintanya.
“Ada tiga hal yang saya pentingkan, yakni pelayanan publik. Ini sangat penting, kita dinilai pelayanan kita masih cukup rendah dibanding negara lain,” ujar Ma'ruf Amin saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Senin (31/1/2022).
Baca juga:Andi Sudirman Sulaiman Sambut Wapres Maruf Amin
Dalam agenda Rapat Sosialisasi Mall Pelayanan Publik dan Pemberdayaan UMKM itu, Ma’ruf mengatakan, pelayanan publik semestinya bisa dinikmati masyarakat dengan mudah, cepat, tidak berbelit-belit, serta tidak ada pungutan liar (pungli).
Dengan standar pelayanan publik yang baik, Ma’ruf meyakini dapat membuka keran investasi yang besar. Sebab, selain mempengaruhi kepuasan masyarakat, juga dapat mempengaruhi kepercayaan investor.
Baca juga:Zona Kuning! Pemprov Sulsel Peringkat ke-24 Kepatuhan Pelayanan Publik
“Ini menjadi bagian reformasi birokrasi kita. Oleh karena itu salah satunya adalah mal pelayanan publik di semua kabupaten/kota di Sulsel baru tiga. Diharapkan 2022-2023 terbangun semua mal pelayanan publiknya,” pintanya.
Lihat Juga :