Ganjar Kecewa Pedagang Pasar Mangkang Belum Ditata dan Tak Ada Petugas
Jum'at, 12 Juni 2020 - 12:15 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sidak ke Pasar Mangkang, Kota Semarang, Jumat (12/6/2020) pagi. FOTO/DOK.HUMAS PEMPROV JATENG
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali sidak ke sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang, Jumat (12/6/2020). Salah satu pasar yang dikunjungi adalah Pasar Mangkang, Semarang.
Sambil gowes, Ganjar ingin mengecek kondisi Pasar Mangkang pasca ditutup selama tiga hari karena adanya temuan kasus positif COVID-19. Berharap ada perubahan, tapi Ganjar justru menemukan tidak ada penataan di pasar yang terletak di Jalan Pantura Semarang-Kendal itu saat kembali dibuka.
Berbeda dengan Pasar Karangayu yang dikunjungi Ganjar sebelumnya, di Pasar Mangkang tersebut Ganjar melihat tidak ada penataan berarti. Kondisi pasar tetap kumuh dengan pedagang dan pembeli berjubel tanpa sekat.(Baca juga: Pedagang Terpapar COVID-19, Pasar Mangkang Semarang Ditutup )
Tak ada penataan jarak antara kios pedagang. Garis-garis pembatas pun tak ditemukan. Sementara di sepanjang lorong jalan dan tempat-tempat lain, masih banyak ditemukan sampah berserakan dengan pembeli yang berjubel lalu lalang.
Ganjar langsung mencari pengelola Pasar Mangkang yang bertugas. Ia sempat mengunjungi kantor kepala pasar yang berada di lantai dua. Alih-alih bertemu dengan pengurus pasar, kantor itu kosong mlompong. Ganjar pun semakin jengkel dibuatnya.
Sambil gowes, Ganjar ingin mengecek kondisi Pasar Mangkang pasca ditutup selama tiga hari karena adanya temuan kasus positif COVID-19. Berharap ada perubahan, tapi Ganjar justru menemukan tidak ada penataan di pasar yang terletak di Jalan Pantura Semarang-Kendal itu saat kembali dibuka.
Berbeda dengan Pasar Karangayu yang dikunjungi Ganjar sebelumnya, di Pasar Mangkang tersebut Ganjar melihat tidak ada penataan berarti. Kondisi pasar tetap kumuh dengan pedagang dan pembeli berjubel tanpa sekat.(Baca juga: Pedagang Terpapar COVID-19, Pasar Mangkang Semarang Ditutup )
Tak ada penataan jarak antara kios pedagang. Garis-garis pembatas pun tak ditemukan. Sementara di sepanjang lorong jalan dan tempat-tempat lain, masih banyak ditemukan sampah berserakan dengan pembeli yang berjubel lalu lalang.
Ganjar langsung mencari pengelola Pasar Mangkang yang bertugas. Ia sempat mengunjungi kantor kepala pasar yang berada di lantai dua. Alih-alih bertemu dengan pengurus pasar, kantor itu kosong mlompong. Ganjar pun semakin jengkel dibuatnya.
Lihat Juga :