Belasan Kerbau Mati Mendadak Gegerkan Peternak di Kuningan
Jum'at, 28 Januari 2022 - 20:56 WIB
loading...
Belasan ekor kerbau milik peternak di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mati mendadak. Foto/iNews TV/Miftahudin
A
A
A
KUNINGAN - Kematian kerbau yang terus terjadi selama 10 hari berturut-turut, menggegerkan para peternak di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Petugas dari pusat kesehatan hewan Kecamatan Ciawigebang, telah melakukan pemeriksaan terhadap kerbau yang sakit.
Baca juga: Kerbau Ngamuk di Restoran, Seruduk Pembeli Hingga Terbang
Hingga kini, sudah ada belasan ekor kerbau milik peternak yang mati. Kerbau yang mati, merupakan kerbau yang diternak atau digembalakan secara liar di kawasan hutan pinggiran Desa Cihirup.
Menurut salah seorang peternak kerbau di Desa Cihirup, Sukari, sebelum kerbau-kerbau itu mati, rata-rata mengalami gejala seperti perutnya kembung. "Selain itu, sebelum mati kerbau-kerbau itu mengalami penurunan nafsu makan," tuturnya.
Baca juga: Mencekam! Mobil Mewah Sejoli Diamuk Massa, Kapolres: Jangan Mudah Teriak Maling
Petugas dari pusat kesehatan hewan Kecamatan Ciawigebang, telah melakukan pengobatan untuk mengantisipasi terjadinya kematian susulan. Selain itu, juga dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian kerbau ini. Dugaan awal, kerbau sakit akibat makan rumput yang masih basah saat pagi hari.
Baca juga: Kerbau Ngamuk di Restoran, Seruduk Pembeli Hingga Terbang
Hingga kini, sudah ada belasan ekor kerbau milik peternak yang mati. Kerbau yang mati, merupakan kerbau yang diternak atau digembalakan secara liar di kawasan hutan pinggiran Desa Cihirup.
Menurut salah seorang peternak kerbau di Desa Cihirup, Sukari, sebelum kerbau-kerbau itu mati, rata-rata mengalami gejala seperti perutnya kembung. "Selain itu, sebelum mati kerbau-kerbau itu mengalami penurunan nafsu makan," tuturnya.
Baca juga: Mencekam! Mobil Mewah Sejoli Diamuk Massa, Kapolres: Jangan Mudah Teriak Maling
Petugas dari pusat kesehatan hewan Kecamatan Ciawigebang, telah melakukan pengobatan untuk mengantisipasi terjadinya kematian susulan. Selain itu, juga dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian kerbau ini. Dugaan awal, kerbau sakit akibat makan rumput yang masih basah saat pagi hari.
(eyt)
Lihat Juga :