Pengakuan Blak-blakan Penghuni Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Rabu, 26 Januari 2022 - 07:04 WIB
loading...
Pengakuan Blak-blakan...
Suasana kerangkeng manusia di rumah pribadi Bupati Langkat.Foto/dok
A A A
MEDAN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Langkat, Sumatera Utara melakukan assesment kepada 30 orang yang berada di kerangkeng manusia di rumah pribadi Bupati Terbit Rencana Perangin Angin. Sejumlah pasien mengaku diperlakukan baik selama di dalam kerangkeng.

Menurut Plt Kepala BNNK Langkat, Rosmiyati, sejumlah dokter BNN didatangkan untuk melakukan assesment ini. Dari 30 orang, baru dua orang yang hadir di lokasi assesment di Kantor Kecamatan Kuala. "Kita akan memeriksa kondisi seluruh pasien untuk menentukan langkah selanjutnya," katanya.

Baca juga: Usai Penemuan Kerangkeng Manusia, Rumah Bupati Langkat Simpan Hewan Dilindungi

Jefri Sembiring, salah seorang yang dikerangkeng mengaku sudah empat bulan di panti tersebut dan diperlakukan baik. Hal yang sama diungkapkan Fredi Jonathan. Dia diberi obat-obatan, olah raga dan makan tiga kali sehari.



Pengawas sel, Suparman Perangin Angin mengungkapkan, tempat tersebut sudah berdiri sejak beberapa tahun yang lalu. Para pasien yang masuk ke sel sudah mendapat kesepakatan keluarganya. Saat ini, seluruh warga yang direhabilitasi sudah kembali ke keluarga masing-masing.

Tim gabungan Polda Sumut dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan BNN Kabupaten sempat dihadang warga saat akan mendatangi rumah di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Langkat.

Warga juga menolak petugas memindahkan puluhan orang dalam kerangkeng di rumah Bupati Terbit Rencana Perangin-angin tersebut dengan berbagai alasan

Seperti yang terjadi Senin (24/1/2022) lalu, warga menolak dan berharap pada petugas tidak memindahkan para warga binaan ke tempat rehabilitasi lain di luar Kabupaten Langkat. Alasannya, warga tersebut sudah lama tinggal dan difasilitasi serta diberi pekerjaan walau tak digaji.

Baca juga: Steven Seagal Cium Mandau untuk Hormati Suku Dayak, Netizen Singgung Edy Mulyadi

Setelah dilakukan mediasi akhirnya 27 orang warga binaan tersebut dapat dievakuasi ke Dinas Sosial Sumut. Namun kerabat atau keluarga justru menjemput dan membawa pulang ke rumah masing-masing.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, hingga kini tim gabungan terus berkoordinasi dengann BNNP dan BNNK Langkat. "Sebanyak 11 orang telah dimintai klarifikasi dan keterangan. Di antaranya warga binaan, kepala desa, kepala dusun dan warga di sekitar lokasi," katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berbasis Kearifan Lokal,...
Berbasis Kearifan Lokal, Sistem Pembinaan di Lapas Bali Dipuji Dunia
Program Ramadan NLP...
Program Ramadan NLP Institute Indonesia Dapat Sambutan Positif Pimpinan LPKA
Warga Binaan Rutan Cipinang...
Warga Binaan Rutan Cipinang Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya
130 Tahanan Risiko Tinggi...
130 Tahanan Risiko Tinggi Kembali Dipindahkan ke Nusakambangan
Lapas Sibolga Dibuka...
Lapas Sibolga Dibuka Kembali, Tangis Keluarga Pecah pada Kunjungan Perdana
Bangkitkan Kemandirian,...
Bangkitkan Kemandirian, Vokasi–DPIS UI Bekali Warga Binaan Perempuan Keahlian Kreatif
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas...
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas Perkuat Perlindungan JKN bagi Warga Binaan
44 Warga Binaan Terima...
44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026
Bebas dari Rehabilitasi...
Bebas dari Rehabilitasi Narkoba, Onad Malah Banjir Job
Rekomendasi
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved