Kepentingan Autopsi, Makam Pemuda di Bekasi Dibongkar
Selasa, 25 Januari 2022 - 13:18 WIB
loading...
Makam pemuda berinisial AY (19) yang diduga tewas karena dibunuh hari ini, Selasa (25/01/2022) dibongkar. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
BEKASI - Makam pemuda berinisial AY (19) yang diduga tewas karena dibunuh hari ini, Selasa (25/01/2022) dibongkar. Pembongkaran makam AY dilakukan guna melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian AY tersebut.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Puji Hardi mengatakan, proses autopsi dilakukan atas permintaan pihak keluarga korban. Sementara, dipastikan hal tersebut untuk menguak kasus dugaan pembunuhan. Baca juga: Sadis! Pemuda di Bekasi Tewas Dibunuh Temannya Sendiri
“Permintaan keluarga setelah ada laporan pada hari Minggu (23 Januari 2022). Tentunya ada kematian tak wajar, dilakukan autopsi untuk mengungkap kasusnya nanti,” kata Puji Hardi kepada wartawan di Bekasi, Selasa (25/1/2022).
Puji mengatakan proses autopsi juga menurunkan Tim dari Forensi Mabes Polri. Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan hasil autopsi akan keluar.
“Prosedurnya (autopsi) kita minta (ke Mabes), setelah kita minta mereka datang. Hasilnya tidak lama, lebih dari sehari,” imbuhnya.
Sementara, terkait status tersangka terhadap orang yang diduga melakukan pembunuhan juga masih belum dipastikannya. Menurutnya, kasus tersebut dalam penanganan Polres Metro Bekasi Kota.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Puji Hardi mengatakan, proses autopsi dilakukan atas permintaan pihak keluarga korban. Sementara, dipastikan hal tersebut untuk menguak kasus dugaan pembunuhan. Baca juga: Sadis! Pemuda di Bekasi Tewas Dibunuh Temannya Sendiri
“Permintaan keluarga setelah ada laporan pada hari Minggu (23 Januari 2022). Tentunya ada kematian tak wajar, dilakukan autopsi untuk mengungkap kasusnya nanti,” kata Puji Hardi kepada wartawan di Bekasi, Selasa (25/1/2022).
Puji mengatakan proses autopsi juga menurunkan Tim dari Forensi Mabes Polri. Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan hasil autopsi akan keluar.
“Prosedurnya (autopsi) kita minta (ke Mabes), setelah kita minta mereka datang. Hasilnya tidak lama, lebih dari sehari,” imbuhnya.
Sementara, terkait status tersangka terhadap orang yang diduga melakukan pembunuhan juga masih belum dipastikannya. Menurutnya, kasus tersebut dalam penanganan Polres Metro Bekasi Kota.
Lihat Juga :