PT Waskita Karya Mediasi soal Cek Kosong Miliaran Rupiah Proyek Penahan Abrasi Pantai Tanjung Lesung

Selasa, 25 Januari 2022 - 15:07 WIB
loading...
PT Waskita Karya Mediasi...
PT Waskita Karya berhasil memediasi CV Mantiung Jaya Grup Sub Kontraktor Proyek Penahan Abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung dengan PT Alam Piedi Makmur selaku Sub Kontraktor PT Waskita Karya yang berselisih paham gara-gara cek kosong. Foto Ist
A A A
LEBAK - PT Waskita Karya berhasil memediasi CV Mantiung Jaya Grup Sub Kontraktor Proyek Penahan Abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung dengan PT Alam Piedi Makmur selaku Sub Kontraktor PT Waskita Karya yang berselisih paham gara-gara cek kosong. Sehingga persoalan terkait cek kosong miliaran rupiah yang diberikan Kuasa Direksi PT Alam Piedi Makmur (APM) kepada CV Mantiung Jaya Grup terkait pembayaran pengerjaan batu boulder proyek penahan abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung dapat terselesaikan.

Baca : Dibayar Cek Kosong Rp2,25 Miliar, Sub Kontraktor Bongkar Batu Proyek Penahan Abrasi KEK Pantai Tanjung Lesung

"Alhamdulilah setelah difasilitasi oleh PT Waskita Karya pembayaran telah dilakukan oleh Direksi PT Alam Piedi Makmur sebesar Rp1,120 miliar," kata Direktur CV Mantiung Jaya Group Aang Kunaefi kepada SINDOnews, Selasa (25/1/2022).

Pembayaran, kata Aang Kunaefi dilakukan, dengan cara dipotong dari sisa tagihan milik PT Alam Piedi Makmur yang ada di PT Waskita Karya.

"Ini dilakukan atas dasar kesepakatan kedua belah pihak yang ditandatangani bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Waskita Karya telah membantu untuk memediasi dengan pihak Kuasa PT Alam Piedi Makmur sehingga CV Mantiung Jaya Grup merasa lega telah dibayar proyek pengerjaan batu boulder proyek penahan abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung," timpal Aang Kunaefi.

Direktur CV Mantiung Jaya Group ini juga mengapresiasi apa yang dilakukan Marjuki pemilik sekaligus Direktur PT APM.

"Pak Marzuki Direktur pemilik perusahaan PT Alam Piedi Makmur orangnya baik sehingga mau membantu menjembatani dengan cara damai sehingga bisa terselesaikan dengan baik," ujarnya.

Dari hasil penelusuran, menurut dia, Siti Rukhiah alias Haji Kiky yang diduga sering mencatut nama pejabat PUPR ternyata setelah dikonfirmasi sama sekali tidak ada yang mengenal Haji Kiky dari PT Alam Piedi Makmur.

Baca : Tembok Penahan Tanah Rusak, Abrasi Ancam 20 Rumah di Jatitujuh Majalengka

Sementara Marjuki pemilik sekaligus Direktur PT APM menyambut baik apa yang dilakukan PT Waskita Karya dalam proses memediasi sehingga persoalan yang ada dapat terselesaikan.

"Saya sudah menandatangani proses pembayaran dengan CV Mantiung Jaya Grup terkait proyek penahan abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung. Alhamdulilah berkat bantuan PT Waskita Karya akhirnya persoalan ini dapat terselesaikan," kata Marjuki.

Sementara Kepala Proyek Penahan Abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung PT Waskita Karya Suparta mengatakan, dengan adanya perdamaian ini diharapkan proyek Proyek Penahan Abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung dapat segera dilanjutkan.

"Kita sedang mengejar penyelesaian proyek Penahan Abrasi Pantai KEK Tanjung Lesung. Dimana nantinya selain akan dapat menahan abrasi juga diperuntukan mengantisiapasi adanya tsunami," kata Suparta.

Dimana tiga tahun silam, tepatnya pada 22 Desember 2018 di Pantai Tanjung Lesung tempat dibangunnya proyek penahan abrasi pantai terjadi Tsunami yang membuat masyarakat Indonesia berduka. Peristiwa ini disebabkan letusan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda yang menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Abrasi Dobo Ancam Hunian...
Abrasi Dobo Ancam Hunian dan Ekonomi Warga, Aleg Perindo Welhelm Kurnala Desak Perbaikan Talud
Pemkab Lebak Bakal Bangun...
Pemkab Lebak Bakal Bangun 50 Km Jalan Poros Desa Setiap Tahun
Bonnie Triyana: Peran...
Bonnie Triyana: Peran Sekolah Bentuk Karakter, Bukan Hanya Pencapaian Akademik
Polres Lebak Ungkap...
Polres Lebak Ungkap 264 Kasus Kejahatan, Didominasi Perkara Curat
Petani Kecil di Lebak...
Petani Kecil di Lebak Tahun 2026 Bebas Biaya PBB, Ini Alasannya
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah
Rekomendasi
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Dalam Hitungan Jam,...
Dalam Hitungan Jam, Upah Pembicara Bisa Mencapai Miliaran Rupiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved