Polisi Periksa 14 Terduga Pelaku Pengeroyokan Kakek hingga Tewas
Senin, 24 Januari 2022 - 17:46 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polisi mengamankan sebanyak 14 orang diduga pelaku pengeroyokan hingga meninggal terhadap kakek Wiyanto Halim (89) karena dituduh maling di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Sebanyak 14 orang tersebut saat ini menjalani pemeriksaan.
”Terkait hal ini kita sampai sore ini sudah melakukan pemeriksaan dan masih berlangsung. Ada 14 orang yang sudah kita amankan dan periksa terkait hal ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Senin (24/1/2022).
Dari total 14 orang yang diperiksa satu di antaranya adalah provokator yang meneriaki korban sebagai maling. Dia merupakan orang yang diserempet oleh korban sebelum insiden pengeroyokan itu terjadi. Baca juga: Polisi Baru Tetapkan Satu Tersangka Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung
"Dari 14 orang yang diperiksa ada satu yang motornya diserempet dan kemudian dia melakukan provokasi dengan teriakan maling. Sehingga orang disekitar mobil tersebut menduga mobil yang dicuri atau orang didalamnya pelaku curanmor,” ujarnya.
Zulpan menerangkan satu orang itu sudah mengakui jika dia memprovokasi warga di sekitar lokasi setelah sepeda motornya diserempet oleh korban. Namun, sejauh ini provokator tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Baca juga: Ada Gendongan Bayi di Mobil Kakek yang Tewas Dikeroyok di Cakung
”Terkait hal ini kita sampai sore ini sudah melakukan pemeriksaan dan masih berlangsung. Ada 14 orang yang sudah kita amankan dan periksa terkait hal ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Senin (24/1/2022).
Dari total 14 orang yang diperiksa satu di antaranya adalah provokator yang meneriaki korban sebagai maling. Dia merupakan orang yang diserempet oleh korban sebelum insiden pengeroyokan itu terjadi. Baca juga: Polisi Baru Tetapkan Satu Tersangka Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung
"Dari 14 orang yang diperiksa ada satu yang motornya diserempet dan kemudian dia melakukan provokasi dengan teriakan maling. Sehingga orang disekitar mobil tersebut menduga mobil yang dicuri atau orang didalamnya pelaku curanmor,” ujarnya.
Zulpan menerangkan satu orang itu sudah mengakui jika dia memprovokasi warga di sekitar lokasi setelah sepeda motornya diserempet oleh korban. Namun, sejauh ini provokator tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Baca juga: Ada Gendongan Bayi di Mobil Kakek yang Tewas Dikeroyok di Cakung
Lihat Juga :