6 Siswa dan 3 Guru Positif COVID-19, PTM di Pontianak Dihentikan Total
Jum'at, 21 Januari 2022 - 19:54 WIB
loading...
Pemkot Pontianak, menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) diseluruh jenjang pendidikan di Kota Pontianak, setelah didapati ada enam siswa dan tiga guru positif COVID-19. Foto/iNews TV/Uun Yuniar
A
A
A
PONTIANAK - Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua jenjang pendidikan di Kota Pontianak, dihentikan total. Langkah ini diambil Pemkot Pontianak, setelah mendapati enam siswa dan tiga guru positif COVID-19.
Baca juga: Awas! Omicron Masuk Jateng, Hasil Uji WGS 9 Orang Positif
Penghentian PTM secara total untuk semua jenjang pendidikan ini, dilakukan selama satu minggu penuh. Kasus positif COVID-19 ini diketahui dari hasil tes swab PCR yang dilakukan Satgas COVID-19 Kota Pontianak, Jumat (21/1/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan, Satgas COVID-19 Kota Pontianak, mulai gencar melakukan trasing dan testing kepada masyarakat dan siswa, setelah terjadi peningkatan kasus COVID-19 varian Omicron di Jakarta.
Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan
"Dari hasil tracing dan testing tersebut, didapatkan orang yang tekonfirmasi positif COVID-19 setelah pulang dari Jakarta. Untuk mengetahui apakah warga tersebut terkonfirmasi Omicron, masih menunggu hasil tes genome sequinsing dari Jakarta," tegas Sidiq Handanu.
Baca juga: Awas! Omicron Masuk Jateng, Hasil Uji WGS 9 Orang Positif
Penghentian PTM secara total untuk semua jenjang pendidikan ini, dilakukan selama satu minggu penuh. Kasus positif COVID-19 ini diketahui dari hasil tes swab PCR yang dilakukan Satgas COVID-19 Kota Pontianak, Jumat (21/1/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan, Satgas COVID-19 Kota Pontianak, mulai gencar melakukan trasing dan testing kepada masyarakat dan siswa, setelah terjadi peningkatan kasus COVID-19 varian Omicron di Jakarta.
Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan
"Dari hasil tracing dan testing tersebut, didapatkan orang yang tekonfirmasi positif COVID-19 setelah pulang dari Jakarta. Untuk mengetahui apakah warga tersebut terkonfirmasi Omicron, masih menunggu hasil tes genome sequinsing dari Jakarta," tegas Sidiq Handanu.
(eyt)
Lihat Juga :