ES Nekat Cabuli Muridnya karena Istri Menolak Diajak Berhubungan Badan

Jum'at, 21 Januari 2022 - 16:24 WIB
loading...
ES Nekat Cabuli Muridnya...
Polisi membongkar motif oknum guru ngaji berinisial ES (54), yang tega mencabuli murid-muridnya sendiri di wilayah Desa Situ Daun, Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Polisi membongkar motif oknum guru ngaji berinisial ES (54), yang tega mencabuli murid-muridnya sendiri di wilayah Desa Situ Daun, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Polisi Masih Periksa Oknum Guru Ngaji yang Cabuli Muridnya di Tenjolaya Bogor

Pelaku mengaku nekat mencabuli muridnya karena tidak bisa melampiaskan nafsunya kepada sang istri. Pasalnya, setiap diajak berhubungan badan, istrinya kerap menolak dengan alasan kecapean.

"Motifnya kebetulan karena tidak ada pelampiasan, mau berhubungan sama istrinya, istrinya selalu mengeluh kecapean gitu," ujar Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo D C Tarigan, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Cabuli Anak-anak Panti Asuhan, Rohaniawan Divonis 14 Tahun Penjara

Adapun modus pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura mendoakan korbannya agar pintar. "Jadi modusnya karena korbannya adalah murid-murid pengajian, jadi setelah pengajian modusnya itu akan dibacarakan doa supaya menjadi anak pintar," jelasnya.

Sebenarnya, status pelaku ES hanya membantu sang istri sebagai guru ngaji. Sebab lokasi untuk pengajian berada di rumahnya.

"Yang guru ngaji istri tersangka, karena lokasi ngaji di tempat tinggal tersangka. Tersangka hanya ikut membantu (istrinya) mengajar," bebernya.

Baca juga: Biadab! Pria 60 Tahun Perkosa Anak Tiri 10 Kali di Bekasi

Sejauh ini, kata dia, baru terdapat lima orang yang melaporkan aksi pelaku ke polisi. Diharapkan masyarakat lainnya yang juga merasa pernah menjadi korban untuk segera melapor ke Polres Bogor.



"Usianya 8 sampai 9 tahun. Tidak menutup kemungkinan (korban bertambah). Silakan masyarakat yang pernah merasa menjadi korban untuk melapor ke Polres Bogor," kata Siswo.

Terkait kondisi korban belum terlihat mengalami trauma. Tetapi, pihaknya bersama pemda akan menyiapkan pendampingan psikologis.

"Secara psikologi nanti ada penampingan, kita bersama steakhokder pemerintah daerah," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Siapkan Beasiswa...
Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
MUI Rehabilitasi 500...
MUI Rehabilitasi 500 Rumah Guru Ngaji dan Marbot Terdampak Bencana Sumatera
Child Grooming Sulit...
Child Grooming Sulit Diungkap, Komnas PA: Pelaku Baru Bisa Dijerat Kalau Sudah Terjadi Kekerasan
Rekomendasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Berita Terkini
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved