Kunjungi Ponpes Lirboyo, Ridwan Kamil Dinilai Layak Jadi Capres 2024
Kamis, 20 Januari 2022 - 22:48 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat mengunjungi Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (20/1/2022). Foto/Pemprov Jabar
A
A
A
KEDIRI - Dukungan demi dukungan terus mengalir kepada Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil yang digadang-gadang menjadi salah satu calon presiden (capres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Kali ini, giliran pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, KH Abdullah Kafabihi Mahrus yang menilai Ridwan Kamil sebagai sosok yang layak maju sebagai capres 2024. Baca juga: Menakar Peluang Ridwan Kamil setelah Terang-terangan Siap Nyapres 2024
Penilaian tersebut disampaikan KH Abdullah usai menerima kunjungan Ridean Kamil di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (20/1/2022)."Tadi kang Ridwan Kamil datang silaturahim, santri Lirboyo dari Jabar sekitar 4.000 orang. Alumni santri dari Jawa Barat juga banyak," ungkap KH Abdullah.
Menurutnya, dalam kunjungannya ke Ponpes Lirboyo, Ridwan Kamil meminta doa dan nasihat kepada kyai agar diberi kelancaran saat menjalankan tugas sebagai pejabat publik."Beliau ingin Jabar maju lebih baik menonjol keislamannya. Islam yang menaungi siapapun, termasuk yang berbeda agama," ujarnya.
Kali ini, giliran pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, KH Abdullah Kafabihi Mahrus yang menilai Ridwan Kamil sebagai sosok yang layak maju sebagai capres 2024. Baca juga: Menakar Peluang Ridwan Kamil setelah Terang-terangan Siap Nyapres 2024
Penilaian tersebut disampaikan KH Abdullah usai menerima kunjungan Ridean Kamil di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (20/1/2022)."Tadi kang Ridwan Kamil datang silaturahim, santri Lirboyo dari Jabar sekitar 4.000 orang. Alumni santri dari Jawa Barat juga banyak," ungkap KH Abdullah.
Menurutnya, dalam kunjungannya ke Ponpes Lirboyo, Ridwan Kamil meminta doa dan nasihat kepada kyai agar diberi kelancaran saat menjalankan tugas sebagai pejabat publik."Beliau ingin Jabar maju lebih baik menonjol keislamannya. Islam yang menaungi siapapun, termasuk yang berbeda agama," ujarnya.
Lihat Juga :