3 Jalan Angker di Bogor, Nomor 1 Ada Perempuan Menangis di Tanjakan Selarong
Kamis, 20 Januari 2022 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Terowongan Peledang merupakan jalur Kereta Api Pangrango jurusan Sukabumi - Bogor. Jalur ini dikenal angker sebab menjadi salah satu kecelakaan maut yang pernah terjadi dengan menewaskan 12 pelajar SMA asal Bekasi.
Pada 12 Januari tahun 2000, kereta yang seharusnya berangkat pada siang hari mengalami keterlambatan jadwal karena terdapat sejumlah pelajar yang nekat menaiki atap gerbong. Baca juga: Cerita Mistis Danau TMP Kalibata, Sering Terlihat Penampakan Sosok Wanita, Lelaki, dan Anak Kecil di Tepi Danau
Saat itu mereka ingin mendaki ke Gunung Salak. Namun karena gerbong penuh, mereka memilih untuk duduk di atas gerbong kereta meskipun sudah berkali-kali diperingati oleh petugas karena akan melewati sebuah jembatan yang sempit.
Tak mendengarkan, akhirnya kereta pun tetap berangkat. Ketika melewati Terowongan Paledang, mereka yang tidak bisa melewati lorong tersebut akhirnya meninggal secara tragis.
Bahkan, siswa yang lompat dari atap kereta pun mengalami patah tulang hebat karena laju kereta yang sangat capet. Tak hanya itu, pembangunan jembatan ini pada era kolonial juga telah mengorbankan banyak nyawa para pekerja rodi yang dipaksa membangun sehingga menambah kesan angker bagi siapapun yang melewatinya.
MG08 - Lorenza Ferary.
Pada 12 Januari tahun 2000, kereta yang seharusnya berangkat pada siang hari mengalami keterlambatan jadwal karena terdapat sejumlah pelajar yang nekat menaiki atap gerbong. Baca juga: Cerita Mistis Danau TMP Kalibata, Sering Terlihat Penampakan Sosok Wanita, Lelaki, dan Anak Kecil di Tepi Danau
Saat itu mereka ingin mendaki ke Gunung Salak. Namun karena gerbong penuh, mereka memilih untuk duduk di atas gerbong kereta meskipun sudah berkali-kali diperingati oleh petugas karena akan melewati sebuah jembatan yang sempit.
Tak mendengarkan, akhirnya kereta pun tetap berangkat. Ketika melewati Terowongan Paledang, mereka yang tidak bisa melewati lorong tersebut akhirnya meninggal secara tragis.
Bahkan, siswa yang lompat dari atap kereta pun mengalami patah tulang hebat karena laju kereta yang sangat capet. Tak hanya itu, pembangunan jembatan ini pada era kolonial juga telah mengorbankan banyak nyawa para pekerja rodi yang dipaksa membangun sehingga menambah kesan angker bagi siapapun yang melewatinya.
MG08 - Lorenza Ferary.
(ams)
Lihat Juga :