Damai Itu Indah! Tokoh Masyarakat Apresiasi Penyelesaian Pertikaian 2 Kelompok Massa di Jayawijaya

Rabu, 19 Januari 2022 - 10:55 WIB
loading...
Damai Itu Indah! Tokoh...
Penyelesaian pertikaian dua kelompok massa di Jayapura, Papua oleh TNI-Polri dan pemda melibatkan para tokoh mendapat dukungan sejumlah pihak. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAWIJAYA - Penyelesaian pertikaian dua kelompok masyarakat dari Kabupaten Nduga dan Lanny Jaya yang berkonflik di Jayawijaya, Papua mendapat dukungan sejumlah pihak. Pertikaian itu jika berlarut-larut dinilai akan memunculkan persoalan baru yang lebih luas, terlebih jika korban jiwa bertambah.

Damai Itu Indah! Tokoh Masyarakat Apresiasi Penyelesaian Pertikaian 2 Kelompok Massa di Jayawijaya

Upaya penyelesaian yang dilakukan oleh TNI-Polri dan pemerintah daerah dari masyarakat yang bertikai dengan melibatkan para tokoh merupakan langkah yang tepat dan cepat.

Baca juga: Pasukan TNI dan Polisi Kawal Proses Perdamaian Suku Nduga dengan Suku Lanny Jaya

"Kami apresiasi penyelesaian cepat yang dilakukan aparat keamanan baik TNI maupun Polri termasuk para bupati yang warganya berkonflik di Jayawijaya. Kita tidak mau konflik itu meluas dan ada korban lagi," kata Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua di Wamena, Jayawijaya, Rabu (19/1/2022).

Menurut Theo, dengan melibatkan para tokoh, baik agama adat dan pemerintah daerah diharapkan tidak lagi terjadi persoalan serupa di waktu mendatang. Oleh karena itu, bupati masing-masing daerah yang rakyatnya tinggal di Kabupaten Jayawijaya diminta memberikan imbauan agar tak muncul konflik lagi.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang datang ke Jayawijaya agar menghormati dan tidak berbuat onar. Termasuk masyarakat Kabupaten Nduga yang saat ini berkonflik.

"Semua warga dari kabupaten lain yang berada di Jayawijaya harus menghormati dan turut membangun. Jangan membuat konflik. Masyarakat Nduga yang ada di Jayawijaya statusnya pengungsi. Sehingga tidak boleh bikin masalah," tegasnya.

Baca juga: 1 Tewas 40 Hanoi Dibakar Akibat Perang Suku di Jayawijaya

Selain itu, Jayawijaya merupakan kabupaten induk bagi daerah-daerah lain di wilayah Pegunungan Tengah. Sehingga jika terjadi konflik, terlebih dengan wilayah lain yang menjadi kabupaten baru maka dipastikan akan berdampak.



Apalagi arus distribusi beberapa wilayah masih melalui Jayawijaya. Sehingga jika terjadi konflik yang justru akan merugikan. "Kita tidak bisa lagi membuat ruang kepada orang lain untuk membuat suatu konflik. Mewujudkan suatu perdamaian persahabatan itu lebih penting daripada menciptakan ruang konflik," tandasnya.

Diketahui, konflik antara dua kelompok warga dari Kabupaten Lanny Jaya dengan Nduga berawal dari persoalan keluarga. Persoalan berbuntut panjang dengan aksi saling serang hingga adanya korban jiwa.

Kedua kelompok ini akhirnya sepakat berdamai dengan prosesi adat dan pembayaran denda Rp2,5 miliar dan 20 ekor babi oleh kelompok masyarakat Lanny Jaya kepada pihak keluarga Nduga sebagai korban. Penyelesaian pertikaian dilakukan di Lapangan Sinapuk Wamena, Jayawijaya pada Rabu 12 Januari 2022.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Rekomendasi
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Berita Terkini
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved