Rp60 Miliar Digelontorkan Benahi Drainase di Makassar
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:21 WIB
loading...
Pekerja melakukan pemasangan saluran Uditch beton ke dalam galian got di Jalan Sunu, Makassar, beberapa waktu lalu. Foto: SINDOnews/Ashari Prawira Negara
A
A
A
MAKASSAR - Pembangunan dan pembenahan drainase di Kota Makassar akan digenjot tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar menyiapkan total anggaran hingga Rp60 miliar untuk program ini.
Hal itu diungkap Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air dan Drainase DPU Kota Makassar, Masjid. Menurutnya, pembangunan dan pembenahan drainase akan dilakukan sedikitnya di 25 titik, sesuai hasil musyawarah rencana pembangunan (musrembang).
Baca juga:Dinas PU Makassar Bakal Lakukan Pengerjaan Jalan dan Drainase di Mannuruki
Kendati begitu, Majid belum bisa merinci dengan pasti di mana saja ke-25 titik tersebut. "Intinya itu ada sekitar 25 titik (pengerjaan), sudah di-PA barupi ditau berapa panjang-nya," kata Majid, Selasa (18/1/2022).
Majid menerangkan, khusus proyek pembangunan dan pembenahan drainase yang sempat tertunda pengerjaannya di tahun 2021, tidak akan dilanjut tahun ini. Proyek tersebut baru akan dilanjut di tahun 2023.
Baca juga:Bundaran HI Versi BTP Makassar Dianggarkan Rp10 Miliar
"Itu sesuai dengan sistem, tetapi, ada yang bisa dilanjutkan yang 2021 ke 2022 tapi kondisinya yang benar-benar sangat urgen," lanjutnya.
Hal itu diungkap Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air dan Drainase DPU Kota Makassar, Masjid. Menurutnya, pembangunan dan pembenahan drainase akan dilakukan sedikitnya di 25 titik, sesuai hasil musyawarah rencana pembangunan (musrembang).
Baca juga:Dinas PU Makassar Bakal Lakukan Pengerjaan Jalan dan Drainase di Mannuruki
Kendati begitu, Majid belum bisa merinci dengan pasti di mana saja ke-25 titik tersebut. "Intinya itu ada sekitar 25 titik (pengerjaan), sudah di-PA barupi ditau berapa panjang-nya," kata Majid, Selasa (18/1/2022).
Majid menerangkan, khusus proyek pembangunan dan pembenahan drainase yang sempat tertunda pengerjaannya di tahun 2021, tidak akan dilanjut tahun ini. Proyek tersebut baru akan dilanjut di tahun 2023.
Baca juga:Bundaran HI Versi BTP Makassar Dianggarkan Rp10 Miliar
"Itu sesuai dengan sistem, tetapi, ada yang bisa dilanjutkan yang 2021 ke 2022 tapi kondisinya yang benar-benar sangat urgen," lanjutnya.
Lihat Juga :