Idap Beragam Penyakit, Bocah di Pangkep ini Butuh Uluran Tangan
Minggu, 16 Januari 2022 - 21:07 WIB
loading...
Seorang bocah di Pangkep membutuhkan bantuan untuk pengobatan penyakit yang ia derita. Foto: Sindonews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Di usia yang harusnya dinikmati untuk bermain, Reza (6) warga Kampung Kassi Kebo, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep harus terbaring sakit . Ia mengidap anemia gravis (anemia berat), hepatosplenomegali (gangguan fungsi hati dan limpa), dan thalassemia (kelainan darah dari keturunan).
Akibat komplikasi penyakit tersebut, perut Reza makin hari semakin membesar. Kondisi fisik yang seperti itu membuat Reza tak hanya sulit beraktivitas layaknya anak seumurnya, bernafas pun bocah ini kesulitan.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Penyakit lewat Udara dengan Air Purifier HEPA Filter
Ketua Yayasan Peduli dan Berbagi, Tajuddin yang mendampingi pengobatan Reza mengatakan, selama ini ini keluarga Reza berupaya untuk mengobati penyakit Reza dengan membawa ke puskesmas maupun rumah sakit. Namun keterbatasan biaya, pihak keluarga tak mempu membawa Reza untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih baik.
"Ayah Reza bekerja serabutan dan tak setiap hari ada penghasilan. Mereka juga dibantu oleh nenek Reza yang masih bekerja jadi pemintal jala ikan untuk nelayan, yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kadang uang mereka juga kurang untuk beli beras," kata Tajuddin, Minggu (16/1/2021).
Akibat komplikasi penyakit tersebut, perut Reza makin hari semakin membesar. Kondisi fisik yang seperti itu membuat Reza tak hanya sulit beraktivitas layaknya anak seumurnya, bernafas pun bocah ini kesulitan.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Penyakit lewat Udara dengan Air Purifier HEPA Filter
Ketua Yayasan Peduli dan Berbagi, Tajuddin yang mendampingi pengobatan Reza mengatakan, selama ini ini keluarga Reza berupaya untuk mengobati penyakit Reza dengan membawa ke puskesmas maupun rumah sakit. Namun keterbatasan biaya, pihak keluarga tak mempu membawa Reza untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih baik.
"Ayah Reza bekerja serabutan dan tak setiap hari ada penghasilan. Mereka juga dibantu oleh nenek Reza yang masih bekerja jadi pemintal jala ikan untuk nelayan, yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kadang uang mereka juga kurang untuk beli beras," kata Tajuddin, Minggu (16/1/2021).
Lihat Juga :