Rektor Unpar Angkat Bicara Soal Sanksi Tak Mengikuti Kuliah Umum Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Januari 2022 - 23:48 WIB
loading...
Rektor Unpar Angkat Bicara Soal Sanksi Tak Mengikuti Kuliah Umum Presiden Jokowi
Rektor Unpar, Mangadar Situmorang saat memberikan keterangan pers terkait kunjungan Presiden Jokowi di Kampus Unpar, Senin (17/1/2022). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Mangadar Sitomorang angkat bicara menanggapi isu yang berkembang terkait sanksi bagi mahasiswa Unpar yang tidak mengikuti presidential lecture atau kuliah umum Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui, Presiden Jokowi dijadwalkan memberikan kuliah umum bertema "Pancasila Kekuatan Rakyat dan Keindahan Tradisi" dalam Dies Natalis ke-67 Unpar di Kampus Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (17/1/2022) lusa.

Baca juga: Jokowi akan Beri Kuliah Umum Bertema Pancasila dan Keindahan Tradisi di Unpar

Mangadar menyatakan bahwa setiap anggota komunitas akademik Unpar wajib menunjukkan rasa hormat kepada institusi Unpar, termasuk dalam pelaksanaan presidential lecture yang akan disampaikan Presiden Jokowi.

Menurutnya, sebagai komunitas akademik, Unpar wajib menunjukkan rasa hormat kepada kepala negara dan kepala pemerintahan negara.

"Kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Unpar wajib menunjukkan rasa hormat. Sebagai anggota komunitas akademik Unpar, setiap anggota wajib menunjukkan rasa hormat kepada institusi Unpar," tegas Mangadar dalam keterangan resminya, Sabtu (15/1/2021).

Sebagaimana diketahui, melalui Surat Edaran bernomor III/R/2022-02/096-I yang ditandatangani oleh Rektor per 10 Januari 2022 itu memuat 4 poin bagi mahasiswa Unpar untuk mengikuti kuliah umum yang disampaikan Presiden Jokowi.



Baca juga: IATS Unpar Bantu Mahasiswa Terdampak Pandemi lewat Olahraga

Adapun empat poin yang disampaikan dalam Surat Edaran Rektor tersebut, yakni kuliah dari Presiden Jokowi merupakan hal yang sangat penting bagi seluruh civitas akademika Unpar dan khususnya terkait Pancasila sebagai ideologi dan falsafah berbangsa dan bernegara.

Keikutsertaan civitas akademika Unpar dalam kuliah umum tersebut, kata Mangadar, merupakan bentuk hormat kepada Presiden Jokowi.

Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2272 seconds (10.55#12.26)