Tiang Penyangga 5 Kamar Hunian Lapas Rangkasbitung Retak Akibat Gempa, 50 Napi Dievakuasi

Sabtu, 15 Januari 2022 - 09:11 WIB
loading...
Tiang Penyangga 5 Kamar...
Tiang penyangga lima kamar hunian 50 narapidana di di Lapas Rangkasbitung mengalami retak akibat gempa yang mengguncang wilayah itu Jumat, (14/1/2022) kemarin. Foto SINDOnews
A A A
RANGKASBITUNG - Tiang penyangga lima kamar hunian 50 narapidana di di Lapas Rangkasbitung mengalami retak akibat gempa yang mengguncang wilayah itu Jumat, (14/1/2022) kemarin. Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Banten langsung mengevakuasi 50 orang napi demi keselamatan mereka.

Kepala KanwilKemenkumham Banten, Tejo Harwanto mengatakan, upaya evakuasi dilakukan untuk melindungi keselamatan narapidana. "Rincannya adalah 25 orang dipindahkan ke Rutan Pandeglang, sementara 25 orang lagi dipindahkan ke Lapas Serang,” kata Tejo Harwanto dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (15/1/2022).

Dari seluruh UPT yang terdapat di wilayah Banten, lanjtu Tejo, hanya Lapas Rangkasbitung yang memiliki kerusakan pada bangunannya. Kerusakan yang terjadi dapat dikategorikan sebagai kerusakan ringan hingga sedang. Baca juga:
Rumah Rusak Akibat Gempa M6,7 Pandeglang Menjadi 738 Unit


"Namun, upaya evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut menyusul pernyataan PUPR Kabupaten Lebak bahwa dengan adanya keretakan yang terjadi pada tiang penyangga atap bangunan kamar hunian menyebabkan beberapa kamar hunian di Lapas Kelas III rawan untuk ditempati," jelasnya.

Pemindahan dilakukan pada Jumat (14/1/2022) pukul 21.00 WIB tadi malam, lanjut Tejo, dilakukan dengan menggunakan 2 buah mobil transpas dan 1 buah mobil Polres Lebak, serta 1 buah mobil Kejari Lebak dengan pengawalan anggota Polsek Rangkasbitung dan Polres Lebak.



"Seluruh proses pemindahan berlangsung secara aman dan tertib dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Adapun waktu tempuh Lapas Rangkasbitung ke Rutan Pandeglang selama 30 menit, sementara jarak tempuh ke Lapas Serang selama 45 menit," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penanganan pertama merespon terjadinya gempa. Baca juga:S ejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat

Pada saat terjadi gempa, kata Budi, pihaknya melakukan evakuasi dengan mengumpulkan seluruh napi di lapangan serba guna. "Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat penegah hukum (APH) setempat untuk meminta bantuan siaga pengamanan. Selain itu, kami juga melakukan koordinasi lisan dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak untuk meminta bantuan siaga bencana,” kata Budi lagi.

Langkah lanjutan yang diambil yakni koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Lebak terkait kondisi bangunan. Selanjutnya, pihak Dinas PUPR tersebut akan melakukan pemantauan lapangan yang dijadwalkan pada Sabtu (15/1/2022).

Budi menjelaskan, menambahkan, upaya evakuasi yang dilakukan sudah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan memperhatikan prokes dan keselamatan para napi dan petugas. "Hal ini dilakukan untuk melindungin hak narapidana yakni memperoleh keselamatan," tutup Budi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Lapas Sibolga Dibuka...
Lapas Sibolga Dibuka Kembali, Tangis Keluarga Pecah pada Kunjungan Perdana
Banjir Rendam Lapas...
Banjir Rendam Lapas di Sumut, Dirjenpas Cek Lokasi Terdampak
Kalapas Enemawira Diduga...
Kalapas Enemawira Diduga Paksa Napi Makan Daging Anjing, Endingnya Dinonaktifkan
Revitalisasi Lapas Kelas...
Revitalisasi Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan dan Pembekalan Keterampilan Warga Binaan
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Ammar Zoni Ingin Menikah...
Ammar Zoni Ingin Menikah di Lapas, Keluarga Dokter Kamelia Menolak
Rekomendasi
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Berita Terkini
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved