Dihadang Ratusan Massa, Anggota Polda Jatim Batal Temui Putra Kiai Tersangka Pencabulan

Kamis, 13 Januari 2022 - 21:49 WIB
loading...
Dihadang Ratusan Massa,...
Sejumlah polisi dari Polda Jatim, mendatangi Pondok Pesantren Sidiqiyah untuk mengirimkan surat panggilan kepada MSA, putra kiai pengasuh pesantren yang menjadi tersangka pencabulan terhadap santriwatinya. Foto/iNews TV/Mukhtar Bagus
A A A
JOMBANG - Kedatangan penyidik Polda Jatim ke Pondok Pesantren Sidiqiyah Jombang, mendapatkan penghadangan dari ratusan massa. Anggota polisi ini datang ke pesantren tersebut, untuk menyerahkan surat pemanggilan pemeriksaan sebagai tersangka pencabulan kepada MSA.

Baca juga: Anak Kiai Tersangka Pencabulan Akan Ditangkap, Ribuan Santri Siap Melawan

Akibat dihadang ratusan massa, akhirnya para penyidik polisi tersebut memilih balik kanan meninggalkan Pondok Pesantren Sidiqiyah di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, dan batal menemui MSA yang telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan.



Kasubdit Regnata Polda Jatim, AKBP Indra mencoba menenangkan massa yang menghadang rombongannya, dan berkali-kali meminta maaf karena kedatangannya tidak bermaksud mengganggu ketenangan di Pondok Pesantren Sidiqiyah.

Baca juga: Kisah Buah Maja Lambang Kebesaran dan Kemenangan Majapahit usai Menghancurkan Kediri

Kedatangannya diakui hanya untuk mengantarkan surat panggilan kepada MSA, karena bersama berkasnya MSA akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. Dalam video yang beredar, polisi nampak buru-buru pergi meninggalkan lokasi dengan alasan MSA sedang tidak berada di tempat.

Namun penjelasan polisi tersebut dibantah oleh pihak pesantren. Juru bicara Pondok Pesantren Sidiqiyah, Joko Herwanto menjelaskan bahwa seharian MSA tidak pergi kemanapun, dan berada di kediamannya.

Terhadap surat panggilan yang hendak diserahkan oleh polisi terhadap MSA, menurut Joko pihaknya tidak mau menerima dan meminta polisi menyerahkan langsung surat tersebut kepada tim kuasa hukum yang telah dibentuk pesantren.

Baca juga: Cemburu Buta, Bidan Desa Dicekik Suaminya hingga Tewas

Pondok Pesantren Sidiqiyah berdalih polisi selama ini telah bertindak semena-mena, karena telah menetapkan MSA sebagai tersangka tanpa pernah melakukan pemeriksaan terhadap MSA.

Kasus pencabulan terhadap santriwati yang dituduhkan kepada MSA tersebut, diklaim Pondok Pesantren Sidiqiyah selama ini adalah fitnah dan hanya bertujuan menjatuhkan nama baik Pondok Pesantren Sidiqiyah.

Terkait statusnya sebagai tersangka kasus pencabulan, pihak MSA telah mengajukan sidang pra peradilan. Sidang pra peradilan kedua tersebut, akan digelar beberapa hari mendatang di Pengadilan Negeri (PN) Jombang. "Kami meminta status MSA sebagai tersangka dicabut, karena tuduhan pencabulan yang dialamatkan kepada MSA tidak berdasar," tutur Joko.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Polisi Tangkap KS, yang...
Polisi Tangkap KS, yang Diduga Bantu Pelarian Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Rekomendasi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved