Hadapi Pandemi Covid-19 dengan Ekspansi, Bruno Hasson Buka Peluang UMKM
Kamis, 13 Januari 2022 - 03:28 WIB
loading...
Salah satu toko Sistersel. Foto: Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang harus dilalui dalam setiap sektor usaha. Tidak terkecuali usaha kecantikan di Indonesia. Untuk itu, dibutuhkan strategi jitu agar tetap bertahan.
Hal ini lah yang mendorong Bruno Hasson, pendiri merek Sophie Paris dan BrunBrun Paris, untuk membuat gebrakan baru dengan mengubah strategi bisnis dan restrukturisasi jaringan bisnis fashion dan kecantikan miliknya.
"Datangnya pandemi Covid-19 telah mendorong kami untuk berpikir lebih jauh, dari sekedar evolusi bisnis melalui transformasi digital. Namun revolusi dalam cara kita berbisnis," katanya, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: Pemkab Maros Akan Gandeng Hotel Harper Pasarkan Produk UMKM
Pada tahun 2020, Bruno sekaligus mendirikan tiga perusahaan baru, guna mendukung realisasi membangun ekosistem online-to-offline (O2O) commerce yang terintegrasi secara menyeluruh.
"Memasuki tahun ke-26 sejak tahun 1995 dengan fokus bisnis disegmen operasional ritel omnichannel, guna mencapai pasar yang lebih luas lagi, kami mencoba untuk melakukan ekspansi bisnis diberbagai segmen," sambungnya.
Adapun, segmen tersebut berupa pabrik manufaktur produk kosmetik dan kecantikan kulit, solusi gudang dan logistik.
Baca: Demi Kemajuan UMKM, Polda Sulut Siap Beri Pengawalan dari Gangguan Keamanan
Hal ini lah yang mendorong Bruno Hasson, pendiri merek Sophie Paris dan BrunBrun Paris, untuk membuat gebrakan baru dengan mengubah strategi bisnis dan restrukturisasi jaringan bisnis fashion dan kecantikan miliknya.
"Datangnya pandemi Covid-19 telah mendorong kami untuk berpikir lebih jauh, dari sekedar evolusi bisnis melalui transformasi digital. Namun revolusi dalam cara kita berbisnis," katanya, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: Pemkab Maros Akan Gandeng Hotel Harper Pasarkan Produk UMKM
Pada tahun 2020, Bruno sekaligus mendirikan tiga perusahaan baru, guna mendukung realisasi membangun ekosistem online-to-offline (O2O) commerce yang terintegrasi secara menyeluruh.
"Memasuki tahun ke-26 sejak tahun 1995 dengan fokus bisnis disegmen operasional ritel omnichannel, guna mencapai pasar yang lebih luas lagi, kami mencoba untuk melakukan ekspansi bisnis diberbagai segmen," sambungnya.
Adapun, segmen tersebut berupa pabrik manufaktur produk kosmetik dan kecantikan kulit, solusi gudang dan logistik.
Baca: Demi Kemajuan UMKM, Polda Sulut Siap Beri Pengawalan dari Gangguan Keamanan
Lihat Juga :