Bocah Perempuan di Tangsel Lolos dari Penculikan Usai Loncat dari Motor Pelaku
Rabu, 12 Januari 2022 - 15:04 WIB
loading...
Seorang bocah perempuan berinisial A (12), berhasil lolos dari aksi penculikan di wilayah Bakti Jaya, Setu, Tangsel, usai meloncat dari sepeda motor pelaku. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Seorang bocah perempuan berinisial A (12), berhasil lolos dari aksi penculikan di wilayah Bakti Jaya, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). A berhasil meloloskan diri usai nekat meloncat dari sepeda motor pelaku.
Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel Tri Purwanto mengatakan, aksi penculikan ini bermula saat korban dan beberapa teman sebaya tengah bermain sepeda di sekitar perumahan tempatnya tinggal. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor datang menghampiri sambil berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.
Baca juga: Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan setelah Melompat dari Mobil Pelaku
Korban dan temannya lalu menyarankan pelaku mencari lokasi alamat itu melalui aplikasi peta. Selanjutnya pelaku berdalih, jika dia tidak paham menggunakan aplikasi tersebut dan meminta korban mengantar dengan iming-iming diberi upah.
"Pelaku ini seorang laki-laki. Dia memaksa korban untuk ikut ke atas motor dan sempat menarik korban dengan diiming-imingi juga uang Rp5 ribu untuk mengantarkan," kata Tri Purwanto, Rabu (12/01/22).
Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel Tri Purwanto mengatakan, aksi penculikan ini bermula saat korban dan beberapa teman sebaya tengah bermain sepeda di sekitar perumahan tempatnya tinggal. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor datang menghampiri sambil berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.
Baca juga: Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan setelah Melompat dari Mobil Pelaku
Korban dan temannya lalu menyarankan pelaku mencari lokasi alamat itu melalui aplikasi peta. Selanjutnya pelaku berdalih, jika dia tidak paham menggunakan aplikasi tersebut dan meminta korban mengantar dengan iming-iming diberi upah.
"Pelaku ini seorang laki-laki. Dia memaksa korban untuk ikut ke atas motor dan sempat menarik korban dengan diiming-imingi juga uang Rp5 ribu untuk mengantarkan," kata Tri Purwanto, Rabu (12/01/22).
Lihat Juga :