alexametrics

Dua Kelompok Remaja di Depok Tawuran, Satu Terluka Disabet Celurit

loading...
Dua Kelompok Remaja di Depok Tawuran, Satu Terluka Disabet Celurit
Foto/ilustrasi.ist
A+ A-
DEPOK - Seorang remaja menjadi korban tawuran yang terjadi di Jalan Raya Muchtar, Sawangan Lama Sawangan, Depok, Rabu (10/6/2020) dini hari. Korban terluka dalam peristiwan tersebut dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kepala Tim Jaguar Polrestro Depok Iptu Winam Agus mengatakan, korban terluka bacok di punggung akibat tawuran tersebut. "Korban C (16) dari kelompok depan Rivaria melawan kelompok asal Parung, janjian di pertigaan Pengasinan lalu terjadi tawuran,” katanya, Rabu (10/6/2020).

Dalam peristiwa ini polisi mengamankan seorang pelaku yang masih di bawah umur dengan sebilah celurit. Sementara korban yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit.

"Korban mengalami luka bacok di punggung sebelah kiri dengan menggunakan celurit. Keadaan korban sampai saat ini masih dalam perawatan itensif IGD RSUD Depok” tukasnya.



Dari keterangan korban, polisi mengatakan bahwa dia lebih menantang lawan melalui media sosial . "Karena sudah direncanakan kelompok dari korban menggunakan sebanyak 20 motor berboncengan untuk janjian di pertigaan Pengasinan,” ucapnya.

Namun karena kalah banyak dengan kelompok lawan, kelompok korban akhirnya mundur. Sayangnya, korban dalam situasi terdesak berhasil kena bacokan celurit di depan RSUD Depok. "Pelaku bersama senjata tajam celurit sudah kita serahkan ke petugas piket Polsek Sawangan, untuk dapat segera ditindak lanjuti sesuai hukum berlaku,” katanya.



Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo menjelaskan, dua kelompok remaja yang bertikai ini berasal dari kawasan Kampung Poncol, Kelurahan Cinangka, dan dari kawasan Parung. Guna penyelidikan lebih lanjut, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mencari petunjuk di lokasi kejadian. “Kasusnya masih kami selidiki, saat ini kami sedang fokus melacak jejak para pelaku,” pungkasnya.
(muh)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak