Proyek Pelebaran Jalan Cikalongwetan-Cisarua Tertunda

Rabu, 10 Juni 2020 - 18:25 WIB
loading...
Proyek Pelebaran Jalan...
Salah satu pembangunan infrastruktur jalan di wilayah KBB. Rencana pelebaran Jalan Cikalongwetan-Cisarua yang didanai Comdev KCJB harus tertunda akibat adanya pandemi COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG BARAT - Pelebaran ruas Jalan Cikalongwetan-Cisarua atau Jalan SPN Cisarua-Tugu Nanas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipastikan meleset dari jadwal. Sampai sekarang, tidak ada progres setelah proyek itu disosialisasikan.

"Semuanya tersendat dikarenakan COVID-19. Apalagi ini kan pengerjaan infrastruktur yang banyak ditunda akibat tidak jadi prioritas," kata Camat Cisarua, KBB, Taufik Firmansyah kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).

Proyek Pelebaran Jalan Cikalongwetan-Cisarua Tertunda

Camat Cisarua Taufik Firmansyah. Foto/Dok.SINDOnews

Taufik menyebutkan, di Kecamatan Cisarua ada lima dari total delapan desa yang terkena proyek pelebaran jalan tersebut. Kelimanya adalah Desa Sadangmekar, Pasirlangu, Tugumukti, Jambudipa, dan Desa Cipada. Kebanyakan lahan yang bakal dipakai merupakan tanah desa, tanah adat, dan kawasan permukiman.

(Baca: Tersangka Korupsi Lahan Kantor Pemkab Bandung Barat Bisa Bertambah)

Rencananya, dalam proyek ini jalan selebar 4-5 meter yang ada sekarang ditambah hingga menjadi 8-10 meter. Proyek ini didanai Community Development (Comdev) proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Akses jalan tersebut nantinya menjadi jalur alternatif warga Jakarta ke Lembang tanpa melalui Bandung.

"Di sana kan banyak objek wisata, jadi akan dikembangkan. Kalau jalannya lebar, akses kendaraan juga jadi leluasa," kata dia.

Menurut Taufik, PT KCIC telah melakukan survei dan pendataan di lapangan. Rencana awalnya, jalan yang akan diperlebar panjangnya 21.900 meter. Namun ada perubahan trase dari jalan eksisting tersebut. Sejauh ini tidak ada penolakan dari warga yang lahannya terdampak proyek. Justru, banyak warga yang mendukung dan juga menghibahkan sebagian tanahnya untuk jalan.

(Baca: Diduga Korupsi Pengadaan Lahan Kompleks Kantor Pemda KBB, 2 Orang Ditahan)

"Kalau saya prediksi rencana ini pasti jadi, hanya kapan waktunya masih sulit diprediksi karena melihat kondisi COVID. Syukurnya masyarakat Cisarua banyak yang mendukung, karena kalau akses jalan lebar maka wilayah mereka jadi ramai," imbuhnya.

Selain ruas Jalan Cikalongwetan-Cisarua, proyek serupa juga akan dilaksanakan di Jalan Cipada (Loseng)-Wadon sepanjang 10.700 meter, dan ruas Jalan Nanggeleng-Sirnaraja-Mandalamukti sepanjang 13.200 meter. Semua jalan itu akan diperlebar dari 3-5 meter menjadi 10 meter. Program tersebut mengacu pada MoU antara Pemda KBB dengan PTPN VIII, PT Wijaya Karya (Persero), dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Benda Asing Masuk...
Ada Benda Asing Masuk Lintasan, Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo
Jelang Imlek, Penumpang...
Jelang Imlek, Penumpang Whoosh Tembus 25 Ribu Orang Per Hari
PSN Wanam Papua Selatan:...
PSN Wanam Papua Selatan: Jalan 135 Km hingga Fasilitas Logistik Terus Dikerjakan
113 Warga Terdampak...
113 Warga Terdampak Longsor Cisarua Bandung Barat
Jalan Haji Nawi Jaksel...
Jalan Haji Nawi Jaksel Mulai Diberlakukan Satu Arah, Berikut Rekayasa Lalinnya
Tetap Buntu! Ditemui...
Tetap Buntu! Ditemui CMNP, Warga Penjaringan Makin Marah, Solusi Penutupan Akses Makin Tak Jelas dan Zalim
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved