Cegah Penularan Covid-19, Dinkes DKI Ajak Warga Terus Jalankan Germas dan Prokes
Kamis, 06 Januari 2022 - 12:24 WIB
loading...
Dinkes DKI Jakarta mengajak warga untuk selalu menjalankan Germas dan tidak mengendurkan prokes. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengajak warga untuk selalu menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( Germas ) dan tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan (Prokes). Upaya ini dilakukan untuk mencegah terpapar Covid-19.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Octavia mengatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bertujuan menurunkan penularan Covid-19 membuat perubahan kebiasaan hidup bagi sebagian besar masyarakat, di antaranya adalah penurunan aktivitas fisik dan perubahan pola makan.
Dwi menyebut, studi menunjukkan gaya hidup kurang gerak dapat menurunkan imunitas tubuh sehingga meningkatkan risiko tertularnya infeksi Covid-19. Baja juga: Tak Terpengaruh PPKM Level 2 dan Lonjakan Omicron, Ariza: PTM 100% Masih Berlanjut
"Pandemi ini juga mengakibatkan keengganan sebagian besar orang dengan kondisi penyakit kronis untuk kontrol ke fasilitas kesehatan yang membuat akses pasien mendapatkan obat menjadi terhambat dan penyakitnya menjadi tidak terkontrol," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/1/2022).
Menurut Dwi, salah satu adaptasi mudah yang tetap harus dilakukan selama pemberlakuan PPKM adalah beraktivitas di dalam rumah secara aktif. Banyak variasi aktivitas fisik yang bisa dilakukan seperti, latihan aerobik dengan zumba, HIIT, lompat tali, maupun aktivitas olah raga ringan seperti yoga atau pilates.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Octavia mengatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bertujuan menurunkan penularan Covid-19 membuat perubahan kebiasaan hidup bagi sebagian besar masyarakat, di antaranya adalah penurunan aktivitas fisik dan perubahan pola makan.
Dwi menyebut, studi menunjukkan gaya hidup kurang gerak dapat menurunkan imunitas tubuh sehingga meningkatkan risiko tertularnya infeksi Covid-19. Baja juga: Tak Terpengaruh PPKM Level 2 dan Lonjakan Omicron, Ariza: PTM 100% Masih Berlanjut
"Pandemi ini juga mengakibatkan keengganan sebagian besar orang dengan kondisi penyakit kronis untuk kontrol ke fasilitas kesehatan yang membuat akses pasien mendapatkan obat menjadi terhambat dan penyakitnya menjadi tidak terkontrol," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/1/2022).
Menurut Dwi, salah satu adaptasi mudah yang tetap harus dilakukan selama pemberlakuan PPKM adalah beraktivitas di dalam rumah secara aktif. Banyak variasi aktivitas fisik yang bisa dilakukan seperti, latihan aerobik dengan zumba, HIIT, lompat tali, maupun aktivitas olah raga ringan seperti yoga atau pilates.
Lihat Juga :