Bangunan Sudah 18 Tahun, Pasar Jaya Akan Revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati
Kamis, 06 Januari 2022 - 11:30 WIB
loading...
Sejumlah pedagang tampak malakukan aktivitaasnya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (6/1/2022). Foto: MNC Portal Indonesia/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Pasar Induk Kramat Jati , Jakarta Timur, bakal di revitalisasi dalam waktu dekat. Pasalnya, kondisi Pasar Induk Kramat Jati saat ini sudah terlihat usang.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, revitalisasi dilakukan dengan melihat skala prioritas dan bersifat parsial. Sehingga, saat perbaikan berlangsung aktivitas jual beli pedagang, dan pembeli tak akan terganggu. Baca juga: Pungli, Oknum Petugas Parkiran Pasar Induk Kramat Jati Dipecat
"Kenapa ini akhirnya muncul direvitalisasi? Karena memang secara desain kita masih cukup baik, namun ada beberapa fasilitas yang perlu diperkuat karena bangunannya yang sudah berusia 18 tahun," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/1/2022).
Keputusan untuk melakukan perbaikan muncul karena ingin membenahi tata ruang Pasar Induk Kramat Jati yang sudah semrawut. Terutama, lanjut dia, saat melakukan pemeriksaan pasar pada malam hari banyak ditemukan sopir yang datang dari luar kota tercecer kelelahan.
"Artinya tidak ada tempat untuk kebutuhan mereka untuk beristirahat dengan kondisi yang cukup layak, karena hal itulah muncul rencana ini," ujarnya.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, revitalisasi dilakukan dengan melihat skala prioritas dan bersifat parsial. Sehingga, saat perbaikan berlangsung aktivitas jual beli pedagang, dan pembeli tak akan terganggu. Baca juga: Pungli, Oknum Petugas Parkiran Pasar Induk Kramat Jati Dipecat
"Kenapa ini akhirnya muncul direvitalisasi? Karena memang secara desain kita masih cukup baik, namun ada beberapa fasilitas yang perlu diperkuat karena bangunannya yang sudah berusia 18 tahun," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/1/2022).
Keputusan untuk melakukan perbaikan muncul karena ingin membenahi tata ruang Pasar Induk Kramat Jati yang sudah semrawut. Terutama, lanjut dia, saat melakukan pemeriksaan pasar pada malam hari banyak ditemukan sopir yang datang dari luar kota tercecer kelelahan.
"Artinya tidak ada tempat untuk kebutuhan mereka untuk beristirahat dengan kondisi yang cukup layak, karena hal itulah muncul rencana ini," ujarnya.
Lihat Juga :