Pasca OTT Rahmat Effendi, Golkar Bekasi: Jangan Ada Lagi Korupsi di Kota Ini
Kamis, 06 Januari 2022 - 07:35 WIB
loading...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi . Foto: Dok/MNC Portal Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPD Kota Bekasi Partai Golkar Nofel Saleh Hilabi mengaku prihatin atas kabar terjaringnya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam operasi tangkap tangan ( OTT ) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Nofel menyebut, pria yang akrab disapa Bang Pepen itu merupakan kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar. Menurutnya, kabar tersebut tentu telah membuat kaget para kader Partai Golkar, khususnya di Kota Bekasi. Baca juga: Tiba di KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bungkam
"Kita berharap jangan ada lagi kasus korupsi di Kota Bekasi ini," kata Nofel Saleh Hilabikepada wartawan, Rabu 5 Januari 2022.
Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK. Nofel juga turut memberikan arahan kepada kadernya untuk tetap tenang menyikapi kabar tersebut.
"Saya sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi meminta semua pihak, untuk tidak membuat kegaduhan dan tetap tenang atas OTT yang menjerat Rahmat Effendi," kata Nofel.
Diberitakan sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Bekasi, Jawa Barat.
Nofel menyebut, pria yang akrab disapa Bang Pepen itu merupakan kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar. Menurutnya, kabar tersebut tentu telah membuat kaget para kader Partai Golkar, khususnya di Kota Bekasi. Baca juga: Tiba di KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bungkam
"Kita berharap jangan ada lagi kasus korupsi di Kota Bekasi ini," kata Nofel Saleh Hilabikepada wartawan, Rabu 5 Januari 2022.
Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK. Nofel juga turut memberikan arahan kepada kadernya untuk tetap tenang menyikapi kabar tersebut.
"Saya sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi meminta semua pihak, untuk tidak membuat kegaduhan dan tetap tenang atas OTT yang menjerat Rahmat Effendi," kata Nofel.
Diberitakan sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Bekasi, Jawa Barat.
Lihat Juga :