Petugas Tegas di Hari Kedua PSBB, Warga Boncengan Motor Dilarang ke Kota Bandung

Kamis, 23 April 2020 - 12:54 WIB
loading...
Petugas Tegas di Hari...
Petugas mencatat warga yang berboncengan motor. Pada hari kedua PSBB ini, petugas lebih tegas. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Pada hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung Raya plus Sumedang, petugas lebih tegas dalam menegakkan disiplin dan aturan.

Petugas yang siaga di titik check point perbatasan Kota-Kabupaten Bandung, Kota Bandung-Cimahi, Kota-Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung-Sumedang, tegas memerintahkan warga yang berboncengan motor untuk kembali dan dilarang masuk ke Kota Bandung.

Di salah satu check point di Bunderan Cibiru, petugas kepolisian, TNI, dan instansi terkait memeriksa para pengguna jalan yang hendak Kota Bandung.

Pengendara motor yang membonceng penumpang diperintahkan kembali dan tak boleh ke Kota Bandung. Padahal kedua warga tersebut telah mengenakan masker dan sarung tangan.

Sejumlah pengendara motor tampak tak terima dengan kebijakan tegas itu. "Yang boncengan langsung balik kanan biar gak macet. Cepat-cepat!" kata salah seorang petugas di check point bundaran Cibiru.

Tak hanya itu, petugas juga tegas terhadap pengendara mobil yang membawa penumpang melebih kapasitas yang diperolehkan. Jendela mobil wajib dibuka. "Jendela kaca dibuka. Yang berboncengan silakan putar balik tidak boleh masuk Kota Bandung," ujar petugas lain.

Seorang pengguna sepeda motor yang diminta memutar balik arah, Bani mengaku tahu PSBB diterapkan di Kota Bandung. Namun, sepengetahuan Bani, pengendara motor berboncengan yang beralamat sama sesuai KTP diperbolehkan masuk Kota Bandung. "Ini kan saya suami istri tapi dilarang," kata Bani kesal.

Bani mengemukakan, sangat kecewa dengan kebijakan petugas di check point yang tak memeriksa identitas terlebih dulu tetapi langsung memberi perintah balik kanan.

Sementara itu, Camat Cibiru Didi Dikayuana mengatakan, saat ini seluruh pengguna motor yang berboncengan tidak diperkenankan masuk ke Kota Bandung sesuai Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 14 Tahun 2020 tentang PSBB.

"Ada usulan memang sempat diusulkan bahwa yang satu keluarga bisa tapi karena peraturannya seperti itu, kami tegas untuk Cibiru putar balik," tegas Didi.

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan, polisi juga lebih tegas menindak para pelanggar PSBB Kota Bandung. Dengan tindakan tegas ini diharapkan, warga menaati aturan dalam Perwal Nomor 14 tahun 2020.

Bayu mengatakan, sepeda motor yang masuk ke Kota Bandung mencapai angka 57 ribu unit per hari. Selama pelaksanaan PSBB, pelanggaran masih didominasi oleh pengguna motor berboncengan sehingga petugas mesti memberi teguran dengan diberi blangko dan diperintahkan untuk memutar balik arah.

"Pelanggaran yang terjadi memang belum terlalu banyak dan itu didominasi oleh masih berboncengan motor. Hari ini kami mencoba lebih selektif lagi di dalam memberikan teguran atau peringatan," kata Bayu ditemui di Bunderan Cibiru, Kamis (23/4/2020).

Menurut Bayu, pada hari kedua PSBB ini, warga terlihat mulai disiplin mengenakan masker. "Untuk penggunaan masker sudah lebih disiplin. Namun yang berboncengan motor masih sangat banyak sehingga hari ini kami akan sedikit lebih tegas," ujar Kasatlantas.

Bayu menuturkan, ke depan, penindakan tidak hanya dilakukan di 19 titik check point, juga di persimpangan jalan. "Di tiap persimpangan juga akan kami laksanakan kegiatan ini (pemeriksaan dan penindakan). Jadi tidak hanya di check point batas Kota Bandung," tandas dia.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Pawai Akbar Persib Juara...
Pawai Akbar Persib Juara Meriah, KDM Kibarkan Bendera Maung Bandung
Rekomendasi
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
10 Kawasan di Jakarta...
10 Kawasan di Jakarta Dilarang Nongkrong Malam hingga Dini Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved