Patwal Dishub Ditilang Kawal Mobil Mewah, Pemkot Bekasi Siapkan Sanksi
Sabtu, 01 Januari 2022 - 21:49 WIB
loading...
Anggota Dishub Bekasi mengaku salah karena mengawal mobil mewah di Puncak, Bogor. Dia akhirnya ditilang polisi di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jumat (31/12/2021). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BEKASI - Buntut penilangan mobil patwal anggota Dishub Kota Bekasi oleh Satlantas Polres Bogor, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bereaksi keras dan meminta Inspektorat untuk melakukan investigasi kasus pelanggaran lalu lintas itu.
”Pak Wali Kota dan saya memerintahkan Inspektorat untuk melihat seberapa jauh pertanggungjawaban yang dilakukan oleh bapak kepala dinasnya,” kata Tri, Sabtu (1/1/2022). Baca juga: Kawal Mobil Mewah, Mobil Patwal Dishub Kota Bekasi Ditilang di Puncak
Terkait pemeriksaan atas pelanggaran yang dilakukan, kata dia, prosesnya akan berjalan secara bertahap mengingat begitu banyak kesalahan yang telah dilanggar disesuaikan dengan tingkat pelanggaran.
”Tentunya kita lakukan secara berjenjang dan akan dilihat pelanggarannya tingkat berat, sedang, ringan, ada urutannya,”ujarnya. Baca juga: Ini Dede, Anggota Dishub Kota Bekasi yang Ditilang di Puncak: Siap Salah Pak!
Atas kejadian tersebut, Tri mengakui pihaknya akan segera melakukanevaluasi kepada anggota yang diduga terlibat dalam pengawalan masyarakat sipil tersebut.
”Pak Wali Kota dan saya memerintahkan Inspektorat untuk melihat seberapa jauh pertanggungjawaban yang dilakukan oleh bapak kepala dinasnya,” kata Tri, Sabtu (1/1/2022). Baca juga: Kawal Mobil Mewah, Mobil Patwal Dishub Kota Bekasi Ditilang di Puncak
Terkait pemeriksaan atas pelanggaran yang dilakukan, kata dia, prosesnya akan berjalan secara bertahap mengingat begitu banyak kesalahan yang telah dilanggar disesuaikan dengan tingkat pelanggaran.
”Tentunya kita lakukan secara berjenjang dan akan dilihat pelanggarannya tingkat berat, sedang, ringan, ada urutannya,”ujarnya. Baca juga: Ini Dede, Anggota Dishub Kota Bekasi yang Ditilang di Puncak: Siap Salah Pak!
Atas kejadian tersebut, Tri mengakui pihaknya akan segera melakukanevaluasi kepada anggota yang diduga terlibat dalam pengawalan masyarakat sipil tersebut.
Lihat Juga :