Memilukan! Mesin Kapal Rusak, Ratusan Pengungsi Rohingnya Kelaparan di Laut

Kamis, 30 Desember 2021 - 06:48 WIB
loading...
Memilukan! Mesin Kapal...
Ratusan pengungsi Rohingya diduga mengalami kerusakan mesin kapal di perairan Aceh, sejak beberapa hari lalu. Kini mereka terkatung-katung di tengah laut, membutuhkan makanan dan minuman. Foto/iNews TV/Jamal Pangwa
A A A
PIDIE JAYA - Kondisi memilukan dialami pengungsi Rohingnya. Mereka terkatung-katung di perairan Aceh, setelah mesin kapalnya mati. Kondisinya sangat mengenaskan, karena mereka kelaparan dan tak memiliki makanan serta air minum.

Baca juga: Pemerintah Putuskan Tampung Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Laut Bireun

Sejumlah nelayan di Kabutapan Pidie Jaya, Aceh, sempat menyalurkan bantuan berupa minuman dan makanan kepada para pengungsi Rohingnya yang masih berada sekitar lepas Pantai Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.



Para pengungsi dari Rohingya ini, diduga telah lama berada di tengah laut tanpa makanan dan minuman dengan kondisi mesin kapal mati. Jumlah mereka diperkirakan mencapai sebanyak 120 orang, terdiri dari 11 laki-laki, 51 perempuan, dan 58 anak-anak.

Baca juga: Haus Seks, Guru Ngaji di Kalteng Setubuhi Santriwatinya hingga Trauma

Menurut informasi sejumlah nelayan, para pengungsi Rohingnya sangat mrmbutuhkan makanan dan minuman, serta perlengkapan bayi, anak anak, serta kebutuhan khusus wanita. Para pengungsi Rohingnya ini, rencananya akan didaratkan ke kawasan Kuala Meureudu.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Banjir Demak, Jumlah...
Banjir Demak, Jumlah Pengungsi Bertambah Menjadi 2.839 Jiwa
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, Hexindo dan Mitra Hadirkan Carrier Dump Morooka di Pidie Jaya
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Rekomendasi
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
Berita Terkini
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved