Sukses Tarik Pronas ke Daerah, Masyarakat Ingin Mulyadi Jadi Gubernur Sumbar

Selasa, 09 Juni 2020 - 21:05 WIB
loading...
Sukses Tarik Pronas...
Anggota DPR RI dapil Sumatera Barat (Sumbar) II Mulyadi.Foto/Istimewa
A A A
PADANG - Dorongan masyarakat terhadap anggota DPR RI dapil Sumatera Barat (Sumbar) II Mulyadi untuk maju mencalonkan pada Pilgub Sumbar 2020 semakin besar. Masyarakat Sumbar menginginkan Mulyadi menjadi orang nomor satu, karena telah terbukti banyak membantu masyarakat dan mewujudkan pembangunan.

Selama berkiprah sebagai wakil rakyat di parlemen, Mulyadi terbukti berhasil memajukan Sumbar dengan menarik berbagai program nasional (pronas)untuk pembangunan Sumbar. Terbukti dengan berbagai program bantuan yang disalurkan anggota komisi III DPR RI tersebut, daerah-daerah yang minus perhatian pemprov berhasil keluar dari status daerah tertinggal.

Sebut saja dua kabupaten di Sumbar, yaitu Solok Selatan dan Pasaman Barat. Keduanya lepas dari status daerah tertinggal pada 2019, hingga provinsi itu hanya menyisakan satu daerah lagi yang diproyeksikan bisa keluar pada 2020.

Selain itu, di antara program-program yang disalurkan oleh Mulyadi dari pemerintah pusat adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Program Pembangunan Infrastruktur Desa (PPIP), Bidik Misi, bantuan pembangunan sumur bor air bersih, mesin kapal nelayan, penyediaan air dan listrik, serta penerangan jalan umum tenaga surya.

Bahkan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19), wakil rakyat yang telah tiga periode berkiprah di Senayan tersebut, aktif berkontribusi membantu masyarakat.

"Pak Mulyadi telah terbukti bekerja nyata dapat membantu dan membangun daerah serta masyarakat menjadi lebih maju, kita masyarakat menginginkan beliau menjadi pemimpin Sumbar selanjutnya," ungkap Ramli, warga Sumbar yang juga Ketua Ikatan Pedagang Padang.

"Di tengah pandemi ini, Pak Mulyadi mengerahkan kader dan relawan untuk aktif membantu masyarakat. Pak Mulyadi juga menyalurkan beragam bantuan untuk membantu masyarakat bertahan di tengah gempuran virus Corona, kita butuh beliau untuk Sumbar menjadi lebih baik," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Cagub Sumbar Mulyadi menorehkan beragam prestasi dalam membangun daerah dan masyarakat Ranah Minang. Di antaranya adalah penyelesaian pembangunan jembatan layang Kelok Sembilan yang bisa terlaksana lebih cepat, Sekolah Tinggi Pelayaran, dan saluran irigasi batang anai II.

Bukan hanya infrastruktur, Mulyadi juga diketahui menyalurkan bantuan beasiswa bidik misi untuk generasi muda Sumbar, bantuan becak motor dan mesin kapal nelayan untuk masyarakat Ranah Minang. Wakil rakyat yang dicintai masyarakatnya itu, ingin kualitas sumber daya manusia juga bisa diperhatikan.

"Sangat banyak sekali kerja nyata pak Mulyadi, seluruh aspek kehidupan masyarakat tersentuh oleh beragam kerja nyata beliau. Pak Mulyadi sangat pantas menjadi gubernur kita selanjutnya," ungkap masyarakat Sumbar yang bermukim di Kabupaten Solok, Dayu Vidia.

Msyarakat Ranah Minang di daerah Agam, Datuk Rajo Api Syafril mengatakan, sudah sepantasnya Mulyadi menjadi pemimpin Sumbar selanjutnya. Menurutnya, Mulyadi adalah pemimpin yang bergerak cepat dan tepat mengambil tindakan untuk membantu masyarakat. Ditambah dengan kerja nyata Mulyadi, Syafril mengaku optimis Sumbar akan menjadi lebih maju di masa mendatang.

"Pak Mulyadi tak hanya bekerja nyata, namun juga cerdas dalam memimpin. Beliau bergerak cepat dan tepat dalam membantu membangun masyarakat," kata dia.

"Kalau pemimpin kita di pemerintahan Sumbar seperti Pak Mulyadi, bukan hal yang mustahil ke depannya kita akan menjadi lebih maju dari saat ini," tambahnya.

Kerja nyata Mulyadi pun memantik optimisme tokoh masyarakat. Hal ini yang disampaikan tokoh masyarakat Sumbar Datuk Nagari Batuah, Irwan Fikri. Dia optimistis Sumbar bisa lebih maju dengan dipimpin sosok yang berani berjuang ke pusat untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan yang merata.

"Saya optimis di masa mendatang kita dapat menjadi lebih baik jika pak Mulyadi menjadi pemimpin kita di pemerintahan," tutup Irwan Fikri.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 5,2...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Agam Sumatra Barat
5 Kali Gempa Dangkal...
5 Kali Gempa Dangkal Guncang Solok Selatan Sumbar, Berpusat di Darat
AKPI Distribusikan Bantuan...
AKPI Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Prabowo Tiba di Sumbar,...
Prabowo Tiba di Sumbar, Kembali Tinjau Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur
Pemprov Sumbar Perpanjang...
Pemprov Sumbar Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 22 Desember 2025
Pengungsi Korban Bencana...
Pengungsi Korban Bencana Sumbar Terserang 10 Jenis Penyakit, ISPA Terbanyak
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
28 Izin Perusahaan Perusak...
28 Izin Perusahaan Perusak Lingkungan di Aceh, Sumut, Sumbar Dicabut, Ini Daftar Namanya
Rekomendasi
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Pratama Arhan Gandeng...
Pratama Arhan Gandeng Inka di Pernikahan Jennifer Coppen, Azizah Salsha Hadir Sendiri
Berita Terkini
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved