Keputusan Anies Naikkan UMP DKI 2022 Dinilai Sudah Tepat
Jum'at, 24 Desember 2021 - 07:24 WIB
loading...
DPRD menilai keputusan Gubernur DKI Anies Baswedan menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 sebesar 0,51% atau Rp225.667, sudah tepat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - DPRD menilai keputusan Gubernur DKI Anies Baswedan menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 sebesar 0,51% atau Rp225.667, sudah tepat. Kenaikan UMP tersebut diharapkan memberikan sentimen positif.
Baca juga: Anies Revisi UMP DKI Jakarta Jadi Rp4.641.854
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, kondisi ekonomi para pekerja sangat terperosok akibat pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir. Dengan kenaikan UMP diharapkan dapat kembali menggerakkan roda perekenomian.
“Kami apresiasi usaha pemda DKI untuk membela kepentingan buruh dan pekerja, kami dukung,” kata Aziz, Jumat (24/12/2021).
Ia berharap tahun depan setelah diterapkannya kebijakan kenaikan upah tersebut, roda perekonomian Jakarta dapat berangsur-angsur membaik.
“Kami berharap dengan naiknya UMP tersebut, bisa menimbulkan efek domino untuk meningkatkan perekonomian DKI ke depan,” ucapnya.
Baca juga: Bappenas Dukung Anies Naikkan UMP DKI Jakarta Rp225.667, Ini Alasannya
Baca juga: Anies Revisi UMP DKI Jakarta Jadi Rp4.641.854
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, kondisi ekonomi para pekerja sangat terperosok akibat pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir. Dengan kenaikan UMP diharapkan dapat kembali menggerakkan roda perekenomian.
“Kami apresiasi usaha pemda DKI untuk membela kepentingan buruh dan pekerja, kami dukung,” kata Aziz, Jumat (24/12/2021).
Ia berharap tahun depan setelah diterapkannya kebijakan kenaikan upah tersebut, roda perekonomian Jakarta dapat berangsur-angsur membaik.
“Kami berharap dengan naiknya UMP tersebut, bisa menimbulkan efek domino untuk meningkatkan perekonomian DKI ke depan,” ucapnya.
Baca juga: Bappenas Dukung Anies Naikkan UMP DKI Jakarta Rp225.667, Ini Alasannya
Lihat Juga :