Syuting Sinetron di Pengungsian Letusan Semeru, Satgas: Kami Belum Diajak Koordinasi
Kamis, 23 Desember 2021 - 11:48 WIB
loading...
Satuan Tugas (Satgas) Semeru mengaku belum diajak, koordinasi terkait syuting sinetron di lokasi pengungsian bencana Gunung Semeru. Foto/Ist.
A
A
A
LUMAJANG - Produser sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) mengaku telah mengantongi izin dari Pemkab Lumajang, untuk melakukan syuting di tempat pengungsian korban letusan Gunung Semeru.
Baca juga: Heboh, Tempat Pengungsi Erupsi Gunung Semeru Dijadikan Lokasi Syuting Sinetron
Tetapi, Satuan Tugas (Satgas) Semeru mengaku belum diajak koordinasi terkait syuting sinetron di lokasi pengungsian tersebut. Hal itu juga ditegaskan Komandan Pusat Pengendali Operasi Satgas Semeru, Mayor Inf. Muhamad Tohir.
Tohir mengakui, pihaknya belum menerima informasi dan belum berkoordinasi dengan pihak studio Verona Pictures selaku rumah produksinya. "Yang bersangkutan belum berkoordinasi dengan saya. Dan ini prosedur yang disalahi oleh yang bersangkutan," ucap Muhammad Tohir melalui pesan singkat, pada Kamis pagi (23/12/2021).
Baca juga: Parodi Khas Jawa Ala Mbah Minto yang Dikenang: Ga Usah Mudik Sing Penting Duite Muleh
Menurutnya, proses syuting berjudul Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM), tersebut diakui berlangsung pada Selasa (21/12/2021) di posko pengungsian di Lapangan Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. "Saya mendapat informasi syuting film kemarin di Penanggal, sudah mendapat ACC (persetujuan) Bupati Lumajang, tapi dengan catatan koordinasi dengan Dansatgas," tuturnya.
Baca juga: Heboh, Tempat Pengungsi Erupsi Gunung Semeru Dijadikan Lokasi Syuting Sinetron
Tetapi, Satuan Tugas (Satgas) Semeru mengaku belum diajak koordinasi terkait syuting sinetron di lokasi pengungsian tersebut. Hal itu juga ditegaskan Komandan Pusat Pengendali Operasi Satgas Semeru, Mayor Inf. Muhamad Tohir.
Tohir mengakui, pihaknya belum menerima informasi dan belum berkoordinasi dengan pihak studio Verona Pictures selaku rumah produksinya. "Yang bersangkutan belum berkoordinasi dengan saya. Dan ini prosedur yang disalahi oleh yang bersangkutan," ucap Muhammad Tohir melalui pesan singkat, pada Kamis pagi (23/12/2021).
Baca juga: Parodi Khas Jawa Ala Mbah Minto yang Dikenang: Ga Usah Mudik Sing Penting Duite Muleh
Menurutnya, proses syuting berjudul Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM), tersebut diakui berlangsung pada Selasa (21/12/2021) di posko pengungsian di Lapangan Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. "Saya mendapat informasi syuting film kemarin di Penanggal, sudah mendapat ACC (persetujuan) Bupati Lumajang, tapi dengan catatan koordinasi dengan Dansatgas," tuturnya.
Lihat Juga :