Kapal Induk USS Gerald Rudolph Ford Harganya Rp184,1 T, tapi Sistem Peluncurnya Ngadat

Selasa, 09 Juni 2020 - 23:52 WIB
loading...
Kapal Induk USS Gerald...
Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, saat pra-pengawasan di Newport News, Virginia, 11 Juni 2016. Foto/US Navy/Handout via REUTERS/File Photo
A A A
WASHNGTON - Kapal induk terbaru milik armada Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Gerald Rudolph Ford, mengalami kegagalan pada sistem peluncuran elektromagnetik pekan lalu padahal harga kapal itu mencapai Rp184,1 triliun.

Insiden memalukan ini menjadi indikasi terbaru bahwa kapal seharga Rp184,1 triliun atau USD13,2 miliar tersebut bermasalah dengan teknologi mutakhir saat menjalani uji coba di laut. USS Gerald R. Ford dilengkapi dua reaktor nuklir.

Sistem peluncuran elektromagnetik pada USS Gerald R. Ford—yang mendorong pesawat tempur dari geladak ke langit—mengalami "went down" pada 2 Juni tepat sebelum peluncuran pesawat yang dijadwalkan. Demikian pengumuman Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Minggu malam. (BACA JUGA: Koma Tiga Tahun, Eks Pemimpin Jihad Islam Palestina Meninggal di Suriah)

"Kegagalan sistem (peluncuran elektromagnetik), yang dibangun oleh General Atomics, membatasi operasi penerbangan sampai batas tertentu," lanjut pernyataan tersebut, yang dilansir Bloomberg, Selasa (9/6/2020).

Dokumen internal Angkatan Laut mengatakan belum ada akar penyebab masalah tersebut yang ditemukan. Berselang beberapa hari setelah insiden itu, Angkatan Laut Amerika mengatakan, pihaknya menemukan solusi untuk masalah peluncuran yang dikenal sebagai sistem ketapel tersebut dan jet tempur dapat melanjutkan operasi penerbangan pada hari Minggu.

"Para kru yang didukung oleh tim ahli mengembangkan metode alternatif untuk meluncurkan sayap udara kemarin," kata Kapten Danny Hernandez, juru bicara Angkatan Laut, dalam sebuah pernyataan.

"Setiap tindakan korektif akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa ketika (USS Gerald R) Ford memasuki armada setelah pengujian operasional siap untuk mendukung operasi," ujarnya.

Masalah keandalan dengan sistem ketapel menjadi salah satu masalah teknologi profil tinggi yang sebelumnya dihadapi USS Gerald R. Ford, yang pertama dari kelasnya. (BACA JUGA: Diduga Korban Rasisme, Tiga Pengusaha China Dibunuh dan Dibakar di Zambia)

Masalah sebelumnya menarik perhatian Presiden Donald Trump. Dia membandingkan sistem ketapel dengan versi yang lebih tua—yang digerakkan uap pada kapal-kapal induk sebelumnya. Trump pada 2018 mengatakan; "Sistem uap sangat andal, dan elektromagnetik—maksud saya, sayangnya, Anda harus menjadi Albert Einstein untuk benar-benar bekerja dengan baik."

Menurut dokumen internal Angkatan Laut AS, kerusakan terbaru ini tidak menimbulkan risiko keselamatan penerbangan. "Itu terjadi selama reset manual dari sistem penanganan daya, yang sesuai dengan prosedur saat ini," bunyi dokumen tersebut.

"Angkatan Laut sedang meninjau prosedur-prosedur tersebut dan segala dampak pada sistem dan sampai pemberitahuan lebih lanjut, awak kapal tidak akan menggunakan pengaturan ulang manual," imbuh dokumen Angkatan Laut.

Dalam laporan tahunan pada bulan Januari, penguji Pentagon terus melaporkan kekurangan dan keterbatasan radar kapal, sistem pengawasan peperangan elektronik, dan jaringan data komunikasi antar-kapal.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awak Kapal Induk Nuklir...
Awak Kapal Induk Nuklir AS Positif Covid-19
Virus Corona Kembali...
Virus Corona Kembali Bobol Kapal Induk Nuklir AS
Kemenhub: Proses Evakuasi...
Kemenhub: Proses Evakuasi Terbakarnya Kapal MT Jag Leela Terus Dilakukan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved