Terobos Perbatasan Laut, 8 Nelayan Wakatobi Ditangkap Otoritas Papua Nugini

Selasa, 21 Desember 2021 - 14:11 WIB
loading...
Terobos Perbatasan Laut,...
Keluarga nelayan Wakatobi minta keluarganya dibebaskan. Foto: Andhy/MNC Media
A A A
WAKATOBI - Sebanyak delapan nelayan di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditangkap petugas keamanan Papua Nugini, pada akhir November 2021.

Hingga kini, mereka belum dibebaskan. Kedelapan nelayan itu diamankan karena melewati perbatasan Papua Nugini.

Wa Ode Basria Ningsi, istri salah satu nelayan mengatakan, para nelayan itu ditangkap saat sedang mencari ikan di perairan Torasi yang berbatasan antara Merauke, Papua dan Papua Nugini.

Baca juga: 12 Nelayan Berhasil Selamat Saat Kapal Ikannya Terbalik di Perairan Talaud

"Kami berharap Presiden Jokowi memberikan bantuan dengan melepaskan keluarga kami dari tahanan Papua Nugini," katanya, Selasa (21/12/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima, pada 17 November 2021, semua ABK kapal nelayan ditangkap oleh otoritas penjaga laut Papua Nugini, karena melewati perbatasan laut Papua Nugini.

Sebelumnya, pada Rabu 10 November 2021, kedelapan nelayan itu berlayar dari Kabupaten Merauke menuju perairan Tiarasi untuk menjaring ikan.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Rekomendasi
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Daftar Nama 19 Calon...
Daftar Nama 19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Ad Hoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak APH Tindak Tegas Pelaku Main Hakim Sendiri di Tabanan dan Morowali
Buat Jakarta Lebih Adem,...
Buat Jakarta Lebih Adem, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca saat Kemarau Panjang
Hadapi El Nino dan Kemarau,...
Hadapi El Nino dan Kemarau, Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat OMC-Pengisian Waduk
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
UMKM Perkebunan Naik...
UMKM Perkebunan Naik Kelas, BPDP Buka Jalan Menuju Pasar Global
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved