Heboh Penampakan Awan Mirip Tornado di Tangsel, Begini Faktanya

Senin, 20 Desember 2021 - 10:34 WIB
loading...
Heboh Penampakan Awan...
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan dengan penampakan awan menyerupai badai tornado. Foto: Ist
A A A
TANGERANG SELATAN - Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan dengan penampakan awan menyerupai badai tornado, Minggu (19/12/2021). Dalam video yang diunggah warganet ke media sosial, tampak awan tersebut berbentuk lingkaran.

Baca juga: Bagaimana Tornado Terbentuk dan Apa Penyebabnya

Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan penampakan awan tersebut merupakan fenomena biasa. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yanuar Henry Pribadi mengatakan, awan yang melingkar tersebut merupakan puting beliung jika mencapai permukaan tanah.

Baca juga: 277 Rumah Warga di Madiun Hancur Diterjang Angin Puting Beliung

"Biasa terjadi dari awan-awan konvektif, seperti awan comulonimbus atau disebut CB dalam dunia ilmu meteorologi," ungkapnya.

Angin puting beliung umumnya terjadi pada kecepatan kurang lebih 70 meter per second jika menggunakan skala Fujita. Skala fujita adalah skala yang digunakan untuk kecepatan angin putar seperti angin tornado. Untuk di skala Fujita masuk ke dalam skala F0 yang menyebabkan kerusakan ringan.



Lantas apa perbebedaan angin puting beliung dengan tornado? Dikutip dari laman BMKG terdapat empat jenis fenomena pusaran atmosfer, yakni siklon, tornado, puting beliung, dan water spout.

Namun demikian, ukuran diameter tornado, puting beliung, dan water spout sama-sama berkisar pada ratusan meter. Sedangkan ukuran diameter siklon dapat mencapai ratusan kilometer.

Tornado terjadi di atas daratan, sedangkan siklon tropis di atas lautan luas. Siklon tropis yang memasuki daratan akan melemah dan kemudian mati.

Sementara puting beliung merupakan sebutan lokal untuk tornado skala kecil yang terjadi di Indonesia. Adapun water spout merupakan tornado yang terjadi di atas perairan, (dapat berupa danau maupun laut).
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
Rekomendasi
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved