Jelang Nataru, Warga Bekasi Diimbau Taat Protokol Kesehatan
Minggu, 19 Desember 2021 - 03:20 WIB
loading...
Angggota Komunitas Aku Badut Indonesia (ABI) melakukan aksi kampanye untuk menggunakan masker di Kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (12/7/2021). FOTO: MPI/Faisal Rahman
A
A
A
BEKASI - Pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir. Warga Bekasi diimbau terus menaati protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru ( Nataru ).
Ketua Tim Dokter Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Anthony D Tulak mengatakan prokes ketat perlu diterapkan saat liburan Nataru. Sebab, lonjakan kasus Covid-19 masih dimungkinkan terjadi.
“Pandemi Covid-19 belum dicabut oleh WHO ya, artinya seluruh dunia masih tetap bisa terancam oleh wabah ini, bisa terjadi wabah atau gelombang berikutnya kalau satu apabila prokes diabaikan, kedua, masyarakat tidak divaksin,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Sejak Pandemi, 4.587 Jenazah Dimakamkan secara Protokol Covid-19 di Bekasi
Dia mengatakan hal ini berkaca pada tahun sebelumnya, yakni kasus Covid-19 meningkat setelah libur panjang. Maka itu, prokes merupakan kewajiban yang harus dijalankan masyarakat.
Ketua Tim Dokter Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Anthony D Tulak mengatakan prokes ketat perlu diterapkan saat liburan Nataru. Sebab, lonjakan kasus Covid-19 masih dimungkinkan terjadi.
“Pandemi Covid-19 belum dicabut oleh WHO ya, artinya seluruh dunia masih tetap bisa terancam oleh wabah ini, bisa terjadi wabah atau gelombang berikutnya kalau satu apabila prokes diabaikan, kedua, masyarakat tidak divaksin,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Sejak Pandemi, 4.587 Jenazah Dimakamkan secara Protokol Covid-19 di Bekasi
Dia mengatakan hal ini berkaca pada tahun sebelumnya, yakni kasus Covid-19 meningkat setelah libur panjang. Maka itu, prokes merupakan kewajiban yang harus dijalankan masyarakat.
Lihat Juga :