Varian Omicron Masuk, Bupati Bogor: Yang Repot Kita di Bawah
Sabtu, 18 Desember 2021 - 22:25 WIB
loading...
Bupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri kegiatan Indonesia Pasti Bisa di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (18/12/2021). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin meminta semua pihak benar-benar mewaspadai varian baru Covid-19 Omicron . Jika varian ini meledak, petugas paling bawah lah yang bakal kerepotan.
"Ketika Omicron ini masuk ke Indonesia, yang repot kita di bawah. Ingat bulan Juli bagaimana repotnya daerah di level bawah menangani ini. Menangani rumah sakit, menangani protokol kesehatan, menyediakan tempat-tempat isolasi," tutup Ade Yasin saat menghadiri kegiatan Indonesia Pasti Bisa di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Waspada, Jumlah Varian Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 3 Kasus
Menurut Ade Yasin, masuknya varian Omicron ke Indonesia butuh kerja sama dari semua pihak. Jangan biarkan ada masyarakat yang begitu saja pergi keluar negeri dan pulang tanpa karantina ketat.
Terkait capaian vaksinasi di wilayanya, Ade Yasin menyampaikan sudah mencapai 60 persen. Dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor sebanyak 5,4 juta lebih, yang tervaksin sudah sekitar 4,2 juta jiwa.
"Ketika Omicron ini masuk ke Indonesia, yang repot kita di bawah. Ingat bulan Juli bagaimana repotnya daerah di level bawah menangani ini. Menangani rumah sakit, menangani protokol kesehatan, menyediakan tempat-tempat isolasi," tutup Ade Yasin saat menghadiri kegiatan Indonesia Pasti Bisa di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Waspada, Jumlah Varian Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 3 Kasus
Menurut Ade Yasin, masuknya varian Omicron ke Indonesia butuh kerja sama dari semua pihak. Jangan biarkan ada masyarakat yang begitu saja pergi keluar negeri dan pulang tanpa karantina ketat.
Terkait capaian vaksinasi di wilayanya, Ade Yasin menyampaikan sudah mencapai 60 persen. Dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor sebanyak 5,4 juta lebih, yang tervaksin sudah sekitar 4,2 juta jiwa.
Lihat Juga :