Rezki Dorong Pengelolaan Limbah di Pasar Tradisional Makassar
Selasa, 14 Desember 2021 - 20:37 WIB
loading...
Suasana sosialisasi Perda No 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik yang digelar anggota DPRD Makassar, Rezki peka lalu. Foto: Dokumentasi pribadi
A
A
A
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar , Rezki menggelar sosialisasi Peraturan Daerah No 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Hotel Condotel Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Kamis 9 Desember 2021 lalu
Rezki menjelaskan, Perda ini seyogyanya menjadi landasan untuk mendorong perlindungan sumber daya air di Kota Makassar yang semakin tercemar.
Baca juga:Jadi Langganan Tiap Musim Hujan, Dewan Soroti Penanganan Banjir di Makassar
Menurutnya masih ada beberapa pelaku usaha hingga rumah tinggal yang belum begitu baik menerapkan penyaringan limbah. Inilah yang memperburuk kualitas air di Kota Makassar.
"Air tanah di Makassar terus tercemar, sekarang jarang orang pakai sumur, karena memang sudah tak layak, makanya kehadiran Perda ini hadir dengan harapan seluruh pelaku usaha ataupun rumah tinggal bisa menjaga ini," katanya
Baca juga:Dewan Dorong Pengoptimalan Dana CSR di Kota Makassar
Dirinya juga menyoroti pencemaran lewat pasar-pasar tradisional. Saat ini tercatat dari 19 pasar tradisional di Makassar, dengan pengelolaan limbah domestik yang belum modern. "Kalau ini bisa diterapkan, maka pasar-pasar kita nantinya bisa jadi tempat yang nyaman," imbuhnya.
Rezki menjelaskan, Perda ini seyogyanya menjadi landasan untuk mendorong perlindungan sumber daya air di Kota Makassar yang semakin tercemar.
Baca juga:Jadi Langganan Tiap Musim Hujan, Dewan Soroti Penanganan Banjir di Makassar
Menurutnya masih ada beberapa pelaku usaha hingga rumah tinggal yang belum begitu baik menerapkan penyaringan limbah. Inilah yang memperburuk kualitas air di Kota Makassar.
"Air tanah di Makassar terus tercemar, sekarang jarang orang pakai sumur, karena memang sudah tak layak, makanya kehadiran Perda ini hadir dengan harapan seluruh pelaku usaha ataupun rumah tinggal bisa menjaga ini," katanya
Baca juga:Dewan Dorong Pengoptimalan Dana CSR di Kota Makassar
Dirinya juga menyoroti pencemaran lewat pasar-pasar tradisional. Saat ini tercatat dari 19 pasar tradisional di Makassar, dengan pengelolaan limbah domestik yang belum modern. "Kalau ini bisa diterapkan, maka pasar-pasar kita nantinya bisa jadi tempat yang nyaman," imbuhnya.
Lihat Juga :