Napi Lapas Tangerang Kabur, Pengamat Sarankan Pembenahan

Senin, 13 Desember 2021 - 13:21 WIB
loading...
Napi Lapas Tangerang...
Kaburnya napi narkoba berinisial A melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Tangerang menjadi perhatian khusus masyarakat.Foto/Ilustrasi.dok/Istimewa
A A A
TANGERANG - Kaburnya napi narkoba berinisial A melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Tangerang menjadi perhatian khusus masyarakat. Pembenahan harus segera dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada di lapas agar persoalan ini tak kembali terulang.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah mengatakan, pembenahan harus segera dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada di lapas, sehingga masalah ini tidak kembali muncul dan terus berulang-ulang.

"Bila hulunya dibenahi, hilirnya pasti akan baik. Jadi bukan hanya pembenahan yang ada di lapasnya saja," kata Trubus saat dihubungi wartawan Senin (13/12/2021).

Trubus melihat, dalam setiap permasalahan yang ada di lapas atau rutan, akan selalu ditimpakan sepenuhnya kepada Kalapas atau Karutan. Sementara yang juga dibutuhkan adalah upaya pembenahan menyeluruh untuk perbaikan di tubuh Kementerian Hukum dan HAM.

Disisi lain, Trubus menuturkan, upaya revitalisasi yang selama ini digadang-gadang untuk mencegah pengendalian narkotika juga tak akan berhasil. Revitalisasi disebutnya hanya sebuah jargon dan hal itu hanya paradigma yang disampaikan sejak lama.

"Karena dalam praktiknya, berbagai masalah masih terus muncul. Kemarin kebakaran, sebelumnya ada napi jadi pengendali, ada lagi jual beli kamar di penjara, ini ada lagi napi kabur," tuturnya. Baca: Kemenkumham Buru Napi Lapas Tangerang yang Kabur hingga ke Riau

Sementara itu, Kanwil Kemenkumham Banten telah membentuk tim untuk mengejar narapidana kasus narkoba berinisial A yang kabur dari Lapas Kelas IA Tangerang.
Perburuan dilakukan hingga ke Riau yang diduga menjadi tempat persembunyiannya. Perburuan tersebut dilakukan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

"Sejak terjadinya pelarian sampai saat ini, terus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap yang bersangkutan, bekerjasama dengan kepolisian, khususnya di wilayah-wilayah yang dinilai berpotensi tinggi menjadi target atau tujuan pelarian yang bersangkutan, salah satunya adalah wilayah Riau," ungkap Kabag Humas Ditjenpas Kemenkumham, Rika Aprianti saat dikonfirmasi, Senin (13/12/2021).
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Penindakan Korupsi Lebih...
Penindakan Korupsi Lebih Mahal dari Pencegahan, Ketua KPK: Negara Tanggung Biaya Narapidana
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Rekomendasi
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Infografis
F-22 AS Pilih Kabur...
F-22 AS Pilih Kabur Jika Duel Udara dengan Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved