Dekranasda Luwu Fasilitasi 60 UMKM Ikuti Pelatihan Diversifikasi Produk
Sabtu, 11 Desember 2021 - 16:17 WIB
loading...
Ketua Dekranasda Kabupaten Luwu, Hayarna Hakim (dua dari kiri) membuka Pelatihan Diversifikasi Produk Kerajinan di Aula Celebes Islamic School, Sabtu (11/12) siang tadi. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu, Hayarna Hakim membuka secara resmi Pelatihan Diversifikasi Produk Kerajinan di Aula Celebes Islamic School, Sabtu (11/12) siang tadi.
Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian dengan Dekranasda Kabupaten Luwu.
Baca juga: Basmin Mattayang Pantau Seleksi Penerimaan PPPK Guru
Dalam sambutannya, Hayarna mendorong para pengrajin dan pelaku UMKM di Kabupaten Luwu untuk diversifikasi produk kerajinan yang dihasilkan.
"Selaku pengrajin, tentu kita sangat menginginkan agar hasil kerajinan tangan kita laku di pasaran, sehingga dianggap perlu untuk lebih membuka wawasan agar lebih kreatif, inovatif dan berkualitas," ungkap Hj Hayarna.
Menurut istri Bupati Luwu, Basmin Mattayang , ini, dalam siatuasi pandemi Covid-19, masyarakat khususnya kaum ibu bisa lebih proaktif dan produktif, sehingga mampu membantu perekonomian keluarga.
"Tentunya, sebagai kaum wanita, akan terasa berkesan jika kita mampu membantu suami kita dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, kaum wanita harus kreatif dan mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri kita," serunya.
Baca juga: Dua Jam Camat dan Lurah Luwu Belajar Pemerintahan di IPDN Jatinangor
Ketua Satgas PEN Luwu yang juga Kepala Kejaksaan (Kajari) Luwu, Erny Veronika Maramba meminta kepada para peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.
"Ini peluang untuk meningkatkan skill bagi kaum ibu. Apalagi pemerintah Kabupaten Luwu hadir dengan berbagai upaya untuk membantu dan membangkitkan ekonomi masyarakat," kata Erny Veronika Maramba.
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Kadirman, mengatakan bahwa pelatihan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan animo kaum ibu untuk berproduksi, khususnya bidang kerajinan tangan.
Pelatihan Diversifikasi Produk Kerajinan ini dihadiri sebanyak 60 peserta dari 6 kecamatan, yakni Kecamatan Belopa, Belopa Utara, Suli, Bajo, Bajo Barat dan Ponrang Selatan.
Baca juga: Tinjau Longsor di Wara Barat, Kapolres Palopo Ingatkan Warga Selalu Waspada
Pelatihan akan dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu 11 Desember hingga 12 Desember. Hari pertama diisi dengan pelatihan membuat Connector tali masker dan Bros.
Materi ini dibawakan oleh Ketua DPC IPHI Pancawati Kota Parepare, Hj Ida Hamdah didampingi oleh Kepala Seksi Pembangunan SDM Industri Bidang Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Nurmawati.
Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian dengan Dekranasda Kabupaten Luwu.
Baca juga: Basmin Mattayang Pantau Seleksi Penerimaan PPPK Guru
Dalam sambutannya, Hayarna mendorong para pengrajin dan pelaku UMKM di Kabupaten Luwu untuk diversifikasi produk kerajinan yang dihasilkan.
"Selaku pengrajin, tentu kita sangat menginginkan agar hasil kerajinan tangan kita laku di pasaran, sehingga dianggap perlu untuk lebih membuka wawasan agar lebih kreatif, inovatif dan berkualitas," ungkap Hj Hayarna.
Menurut istri Bupati Luwu, Basmin Mattayang , ini, dalam siatuasi pandemi Covid-19, masyarakat khususnya kaum ibu bisa lebih proaktif dan produktif, sehingga mampu membantu perekonomian keluarga.
"Tentunya, sebagai kaum wanita, akan terasa berkesan jika kita mampu membantu suami kita dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, kaum wanita harus kreatif dan mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri kita," serunya.
Baca juga: Dua Jam Camat dan Lurah Luwu Belajar Pemerintahan di IPDN Jatinangor
Ketua Satgas PEN Luwu yang juga Kepala Kejaksaan (Kajari) Luwu, Erny Veronika Maramba meminta kepada para peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.
"Ini peluang untuk meningkatkan skill bagi kaum ibu. Apalagi pemerintah Kabupaten Luwu hadir dengan berbagai upaya untuk membantu dan membangkitkan ekonomi masyarakat," kata Erny Veronika Maramba.
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Kadirman, mengatakan bahwa pelatihan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan animo kaum ibu untuk berproduksi, khususnya bidang kerajinan tangan.
Pelatihan Diversifikasi Produk Kerajinan ini dihadiri sebanyak 60 peserta dari 6 kecamatan, yakni Kecamatan Belopa, Belopa Utara, Suli, Bajo, Bajo Barat dan Ponrang Selatan.
Baca juga: Tinjau Longsor di Wara Barat, Kapolres Palopo Ingatkan Warga Selalu Waspada
Pelatihan akan dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu 11 Desember hingga 12 Desember. Hari pertama diisi dengan pelatihan membuat Connector tali masker dan Bros.
Materi ini dibawakan oleh Ketua DPC IPHI Pancawati Kota Parepare, Hj Ida Hamdah didampingi oleh Kepala Seksi Pembangunan SDM Industri Bidang Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Nurmawati.
(luq)
Lihat Juga :